Film Terakhir Whitney Houston Segera Dirilis

Jakarta - Selain terkenal sebagai penyanyi, Whitney Houston juga sukses berkarier sebagai aktris lewat film 'The Bodyguard'. Kini setelah Whitney tiada, film terakhir sang bintang pun akan segera dirilis.


Pelantun 'Greatest Love of All' itu juga ikut memproduksi film tersebut yang rencananya akan dirilis pada tahun ini. Ia juga sempat menyanyikan soundtrack untuk film yang diberi judul 'Sparkle' tersebut.

"Sparkle adalah dunia pekerjaan Whitney. Ia menyukai versi asli saat masih kecil dan telah membuat ulang selama beberapa tahun belakangan ini," kata seorang sumber seperti yang dikutip dari Detikhot.

Film tersebut sudah mulai digarap sejak 2001. Rencana awalnya 'Sparkle' dirilis untuk mengenang kematian penyanyi Aaliyah, yang bermain sebagai anak Whitney dalam film itu.

"Whitney ingin filmnya didedikasikan untuk Aaliyah. Namun sekarang malah didedikasikan untuk mereka berdua," tambahnya. (Wolipop.Com)

Lupakan Obat Kuat, Yoga Bikin Bercinta Jadi Lebih Dahsyat

Jakarta, Tak semua masalah seks harus diselesaikan dengan obat, apalagi jika hanya soal kurang gairah atau terlalu cepat ejakulasi. Olahraga juga bisa mengatasinya tanpa efek samping, terutama yang mensinergikan tubuh dan pikiran misalnya yoga.


Sejak lama, olahraga dikenal memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupan seksual. Jenis olahraga tertentu seperti yoga dan senam kegel memiliki gerakan-gerakan khusus yang bisa menggantikan fungsi obat dalam mengatasi masalah-masalah seks.

Beberapa manfaat yoga dalam meningkatkan kualitas hubungan seks antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Huffingtonpost, Minggu (19/2/2012).

1. Meningkatkan vitalitas
Tantra merupakan salah satu jenis yoga yang bertujuan untuk menemukan kedamaian diri. Sejak ribuan tahun silam, salah satu jenis yoga paling tua ini telah digunakan sebagai terapi untuk mengatasi gangguan seksual sekaligus meningkatkan stamina saat bercinta.

Berbagai gerakan dalam yoga tantra seperti mula bandha dan root lock bisa memperkuat otot perut, panggul dan sekitar alat kelamin. Agak mirip seperti senam kegel, gerakan-gerakannya juga efektif melancarkan aliran darah ke otot-otot di organ reproduksi.

2. Mengatasi ejakulasi dini
Salah satu masalah yang paling banyak dikeluhkan oleh lelaki di usia subur adalah ejakulasi dini, karena sangat mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Sedikitnya 25-40 persen laki-laki mengalami hal ini, dengan tingkat keparahan yang bermacam-macam.

Sebuah penelitian di All India Institute of Medical Sciences di New Delhi menunjukkan, yoga jenis apapun malah lebih efektif mengatasi ejakulasi dini daripada obat kuat fluoxetime (Prozac) pada dosis 20-60 mg. Kelebihan lainnya adalah, yoga tidak memiliki efek samping seperti halnya obat kuat buatan pabrik.

3. Meningkatkan libido perempuan
Perempuan yang susah orgasme biasanya memiliki masalah kurang bergairah saat bercinta, sehingga tidak bisa menikmati aktivitas tersebut. Akibatnya bukan cuma tidak bisa mencapai puncak kenikmatan, melainkan kadang malah bisa memicu rasa nyeri di sekitar kemaluan akibat kurang pelumasan.

Para peneliti dari University of British Columbia mengungkap, beberapa terapi alternatif seperti yoga dan akupunktur bisa meningkatkan gairah seks atau libido perempuan. Prinsipnya, kedua jenis terapi ini mampu meningkatkan kesadaran atas yang sedang dilakukan sehingga lebih bisa dinikmati. (Detik.Com)

Agar Terhindar dari Kejadian Buang Gas Saat Bercinta

Jakarta, Kentut atau buang gas adalah kondisi alami yang bisa terjadi kapan saja, tapi jika kentut muncul saat berhubungan seks maka bisa memalukan. Bagaimana mencegah agar tidak kentut saat bercinta?


Kentut yang terjadi selama berhubungan seks ini biasanya muncul ketika seseorang mencapai orgasme dan termasuk salah satu respons tubuh. Terkadang kondisi ini disebut dengan kentut vagina, yang terjadi ketika udara di lepaskan dari vagina saat berhubungan seks.

Ketika hal itu terjadi akan terdengar seperti kentut yang berasal dari perut yang kembung dan dikeluarkan melalui anus, namun nyatanya tidak semua begitu karena bisa saja kentut yang muncul berasal dari anus.

Sementara itu, Talli Rosenbaum, PT, MSc seorang fisioterapis dalam rehabilitasi panggul dan juga anggota American Association of Sexuality Educators mengungkapkan bahwa hal ini bisa juga terjadi jika seseorang mengalami disfungsi dasar panggul.

Talli menunjukkan ketika seseorang orgasme maka organ tubuhnya akan turun yang bisa meningkatkan tekanan intra abdomen. Respons ini disebut manuver Valsalva. Ketika tekanan perut terdorong oleh rektum, maka ia tidak bisa mempertahankan tekanan sphincter yang memicu terjadinya kentut saat berhubungan seks.

Perempuan kadang takut pasangannya akan menjadi hilang gairah dan malas bercinta jika ia kentut. Tapi jangan biarkan hal ini merusak kehidupan seks. Perempuan harus tetap percaya diri dan buat saja sebagai bahan lelucon, karena saat seks lelucon pun dibutuhkan.

Untuk menghindari hal tersebut, perubahan pertama yang bisa dilakukan adalah mengubah pola maka atau diet. Makanan yang mengandung gas diketahui bisa meningkatkan risiko kentut, karena itu hindari makanan ini.

Selain itu Talli mengungkapkan cara untuk mencegah hal ini bisa juga dengan melakukan latihan dasar panggul untuk memperkuat otot sfingter eksternal dan belajar untuk mengkontraksinya terutama ketika orgasme.

"Tapi memikirkan kontraksi otot ini ketika orgasme bisa menghambat seseorang mencapai klimaks. Karena itu cobalah untuk tidak khawatir mengenai hal itu, hal terpenting adalah membicarakan dengan pasangan," ujar Talli, seperti dikutip dari Sexuallity.About.com, Sabtu (18/2/2012).

Namun jika cara ini tidak juga membuahkan hasil dan bisa mengganggu kehidupan seksual dengan pasangan, maka cobalah mempertimbangkan untuk berbicara dengan ahlinya seperti fisioterapis untuk dasar panggul. (Detik.Com)

Memakilah dengan Kata Halus Agar Orang Tak Stres

Jakarta, Secara tidak disadari orang seringkali mengumpat untuk meluapkan emosi, entah itu emosi marah, sedih atau bahkan gembira. Namun hati-hati bila ingin meluapkan emosi pilihlah kata-kata yang lebih halus agar orang yang dimaki tidak stres, dari pada mengucapkan bodoh bisa diganti dengan tidak pintar. 


Penelitian baru-baru ini menunjukkan kata makian yang negatif dapat menimbulkan respon stres, bahkan ketika itu dilakukan orang secara tidak sengaja. 

Penelitian ini melihat reaksi orang terhadap kata-kata makian dibandingkan dengan eufismisme (ungkapan yang lebih halus) dengan makna kata yang sama. 

Reaksi emosional yang muncul dari kata-kata makian tersebut diakibatkan dari kata-kata yang diucapkan, bukan dari makna yang disampaikan. Itulah kenapa anak-anak dapat mengingat reaksi orangtuanya ketika mengumpat dengan kata-kata kotor sebelum mengerti apa arti kata-kata itu. 

"Segala macam emosi berhubungan dengan kata-kata makian, seiring orang itu tumbuh menjadi dewasa," kata peneliti, Jeff Bowers dari University of Bristol. 

Bowers menghubungkan relawan dengan mesin yang akan mengukur tingkat stres dengan cara mengukur banyaknya keringat. Bowers kemudian meminta relawan mengatakan kata-kata makian dan kata-kata eufemisme (ungkapan yang lebih halus) dengan suara keras. 

Semua relawan yang terlibat dalam penelitian sangat memahami prosedur penelitian dan seharusnya tidak tersinggung karena sudah diberitahu. 

Tapi yang terjadi relawan menunjukkan tingkat stres yang lebih tinggi ketika diminta untuk mengumpat kata-kata kotor daripada ketika diminta untuk mengucapkan kata-kata yang artinya sama tapi dalam bahasa halus (eufemisme). 

Bowers mengatakan bahwa perbedaan kadar stres antara kata-kata makian dan eufemisme menunjukkan bahwa manusia tidak hanya menanggapi makna kata dalam makian. Meski maknanya sama, namun karena kata makian lebih berkonotasi negatif orang jadi mudah tersinggung. 

"Dalam pandangan kami, eufemisme lebih efektif karena mengganti kata-kata yang menyinggung perasaan dengan kata lain yang mirip secara konseptual. Jika orang merasa tidak nyaman dengan kata-kata tertentu, mereka akan berupaya untuk tidak mengucapkannya, termasuk tidak akan ikut dalam diskusi tentang topik tersebut sama sekali," kata Bowers. 

Kajian Bowers ini menyoroti bagaimana dua kata yang memiliki arti sama dapat memancing respons yang berbeda. "Dalam hal hubungan antar manusia, perbedaan yang halus saja dapat membuat segala perbedaan di dunia," pungkasnya seperti dikutip dari The Guardian. (Detik.Com)

Perempuan Lebih Mengingat Peristiwa Emosional Karena Pil KB

Jakarta, Wanita yang menggunakan obat kontrasepsi mengingat peristiwa-peristiwa emosional secara berbeda. Kemampuan mereka untuk mengingat suatu peristiwa emosional meningkat, sementara wanita yang tidak menggunakan alat kontrasepsi lebih suka mengingat detail peristiwa.


Demikian menurut penelitian yang dilakukan University of California Irvine dan dimuat dalam jurnal Neurobiology of Learning and Memory edisi September ini.

"Yang paling menarik adalah bahwa penelitian ini menunjukkan penggunaan kontrasepsi hormonal mengubah memori. Hanya ada sedikit penelitian yang menguji efek kognitif pil kontrasepsi, dan lebih dari 100 juta wanita di seluruh dunia saat ini menggunakannya," kata peneliti UCI, Shawn Nielsen seperti dikutip dari UC Irvin Today, Senin (12/9/2011).

"Ini hanya menunjukkan perubahan jenis informasi yang diingat, namun tidak mengurangi kemampuan otak. Perubahan tersebut masuk akal. Pil kontrasepsi bekerja dengan cara menekan hormon seks seperti estrogen dan progesteron untuk mencegah kehamilan. Hormon-hormon tersebut berkaitan dengan kuatnya memori otak kiri perempuan," lanjut Nielsen.

Dalam peneltian ini, kelompok-kelompok perempuan yang meminum pil kontrasepsi dan yang tidak meminum ditunjukkan foto seorang ibu dan anaknya yang mengalami kecelakaan mobil. Lalu partisipan diperdengarkan narasi yang berbeda, beberapa orang dalam masing-masing kelompok diberitahu bahwa mobil si anak menghantam trotoar, sementara yang lainnya diberi tahu bahwa sebuah mobil menabrak anak itu dan menyebabkan ia terluka parah.

Satu minggu kemudian, partisipan diuji mengenai apa yang mereka ingat. Wanita yang menggunakan kontrasepsi mengingat lebih jelas urutan peristiwa traumatik, seperti telah terjadi kecelakaan, anak tersebut dilarikan ke rumah sakit, para dokter bekerja keras menyelamatkan hidupnya dan berhasil menyambungkan kakinya dengan baik. Perempuan yang tidak menggunakan kontrasepsi lebih mengingat pada hal-hal yang detail, seperti ada hidran di samping mobil.

"Temuan ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tapi ini merupakan hasil dari penelitian alami yang telah kami lakukan mengenai perbedaan jenis kelamin selama 10 tahun," kata Larry Cahill, ahli neurobiologi yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Ia setuju bahwa langkah logis berikutnya adalah melakukan pemeriksaan perbedaan memori pada kedua jenis kelamin. Menurutnya, penting untuk dilakukan validasi penelitian lebih lanjut.

"Larry Cahill sudah dikenal dalam penelitian fenomenal yang menghubungkan jenis kelamin dengan memori," kata Pauline Maki, profesor psikiatri dan psikologi di University of Illinois di Chicago yang mengkhususkan diri dalam ilmu memori dan fungsi otak.

"Fakta bahwa perempuan yang menggunakan obat kontrasepsi mengingat unsur-unsur cerita yang berbeda memberitahu kita bahwa estrogen memiliki pengaruh terhadap bagaimana perempuan mengingat peristiwa emosional," tambah Profesor Maki.

Nielsen dan rekan penelitinya, Nicole Ertman, setuju bahwa temuan ini dapat membantu menjawab pertanyaan tentang mengapa wanita lebih sering mengalami sindrom stres pasca trauma (post traumatic stress diorder atau PTSD) dibandingkan pria, dan bagaimana pria mengingat hal yang berbeda daripada wanita.

Pria biasanya lebih mengandalkan aktifitas otak kanan untuk menyimpan memori dan lebih baik dalam mempertahankan detail inti dari suatu hal. (Detik.Com)

Alexithymia, Jika Hidup Terlalu Logis dan Tak Pakai Perasaan

Jakarta, Orang-orang yang menderita Alexithymia dikenal sebagai sosok yang terlalu logis, tidak sentimentil, tidak bersahabat karena kurang empati, membuat keputusan pribadi berdasarkan prinsip, bukan perasaan. Kondisi ini karena si penderita tidak mampu mengeluarkan apa yang dirasakannya.


Setiap orang biasanya tahu apa yang dirasanya salah dan mengerti bagaimana cara menggambarkan perasaannya. Tapi orang yang memiliki alexithymia akan sulit mengungkapkan perasaannya, bahkan tidak tahu emosi apa yang dirasakannya.

Alexithymia adalah gangguan psikologis yang dicirikan dengan ketidakmampuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan secara verbal emosi dan perasaan yang dialami di dalam dirinya seperti orang lain.

Biasanya orang dengan gangguan ini lebih banyak menyendiri, memiliki kemampuan empati yang kurang, mengalami kesulitan besar dalam memahami dan merespons perasaan orang lain.

Orang yang secara verbal tidak bisa mengekspresikan emosi negatif yang dirasakannya akan mengalami kesulitan untuk menetralkan emosi dalam tubuhnya, seperti dikutip dari Psychiatrictimes, Selasa (17/1/2012).

Sebelumnya, alexithymia sering dianggap disertai dengan gangguan psikosomatis yang melibatkan gejala fisik dari tubuh yang diperburuk oleh pikirannya, seperti orang yang sangat marah tapi tidak bisa mengekspresikan kemarahannya akan mengalami sakit perut.

Namun ternyata keluhan ini bisa muncul dalam bentuk yang berbeda, bahkan dalam studi terbaru diketahui pada beberapa orang dengan alexithymia justru tidak menunjukkan keluhan fisik apa pun.

Saat ini diketahui ada 2 jenis alexithymia yaitu:

1. Alexithymia state, biasanya memiliki sebab yang spesifik dan merupakan kondisi sementara. Salah satu contoh penyebab paling umum dari kondisi ini adalah post traumatic stress disorder (PTSD) akibat peristiwa mengerikan yang dialaminya.

2. Alexithymia trait, yaitu suatu karakteristik yang melekat dalam kepribadian seseorang. Tipe ini bisa disebabkan oleh bawaan atau peristiwa yang terkait di usia dini, misalnya penyalahgunaan atau penelantaran.

Seseorang yang memiliki alexithymia akan ditandai oleh beberapa hal dalam kehidupan sehari-harinya yaitu:

Sulit untuk berbicara tentang emosinya sendiri
Sering dianggap oleh orang lain sebagai sosok yang terlalu logis, tidak sentimentil, tidak bersahabat karena kurang empati
Akan merasa bingung dengan reaksi emosional orang lain
Memberikan jawaban yang bertele-tele untuk suatu pertanyaan yang sederhana
Jarang melamun atau berimajinasi tentang prospek dirinya di masa depan
Memiliki reaksi yang tenang mengenai karya seni, sastra atau musik
Membuat keputusan pribadi berdasarkan prinsip, bukan perasaan
Kadang menderita gangguan fisiologis seperti sakit perut, muka memerah, sakit kepala

Untuk mengetahui kondisi ini biasanya berdasarkan pada variabel karakteristik yang diukur oleh peneliti dan psikolog melalui kuesioner. Setiap jawaban memiliki nilai tertentu, nantinya nilai total dari kuesioner ini akan dianalisis untuk menunjukkan ada atau tidaknya alexithymia dalam diri orang tersebut. (Detik.Com)

Menangislah Sepuasnya, Berkabung Bukan Gangguan Jiwa

Jakarta, Berlarut-larut menangisi kematian orang yang dicintai mungkin dianggap berlebihan jika berlangsung sampai berbulan-bulan. Namun sejumlah ahli kejiwaan mengatakan, perilaku ini tidak bisa begitu saja digolongkan sebagai gangguan jiwa.


"Berkabung bukan sebuah penyakit, ini adalah pikiran yang lebih berguna sebagai bagian dari manusia dan respons normal atas kematian orang yang dicintai," tulis para ahli dalam editorial jurnal The Lancet edisi terbaru, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (19/2/2012).

Pernyataan ini disampaikan terkait rencana para ahli lainnya yang tergabung dalam American Psychiatric Association untuk memperketat kriteria berkabung yang bisa disebut sebagai gangguan jiwa. Jika semula batasnya masih dalam hitungan bulan, rencananya akan diperpendek menjadi 2 pekan saja.

Kriteria baru tersebut tercantum dalam usulan kitab diagnosis gangguan jiwa terbaru yang dikenal dengan nama Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi 5 (DSM-5). Kitab atau pedoman terbaru ini rencananya akan mulai dipakai pada 2013.

Dalam pedoman DSM-5, masa berkabung masih dikatakan normal hingga 2 pekan setelah peristiwa kematian. Pada pedoman sebelumnya yakni DSM-4, batas waktu berkabung yang normal masih 2 bulan dan bahkan dalam DSM-3 batas waktunya mencapai 1 tahun.

Di satu sisi, pembatasan waktu berkabung yang semakin ketat berguna bagi para psikiater dalam mendiagnosis gangguan jiwa yang mengarah ke depresi berat. Menurut data, sebagian orang yang berkabungnya berlarut-larut bisa berkembang menjadi depresi berat dan butuh pengobatan.

Namun di sisi lain, pembatasan yang terlalu ketat dianggap tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan. Bagi kebanyakan orang, berkabung adalah ungkapan rasa kehilangan yang merupakan naluri paling dasar ketika ditinggal orang yang sangat dicintai. (Detik.Com)

Cukup 15 Menit Olahraga Pagi, Senyum Hadir Sepanjang Hari

Jakarta, Banyak orang bosan berolahraga karena tak sabar menunggu hingga manfaat jangka panjangnya terasa. Padahal ada juga manfaat jangka pendek yang bisa langsung dirasakan, semisal memperbaiki mood sehingga bisa tersenyum sepanjang hari.


Sebuah penelitian di Pennsylvania State University menunjukkan, olahraga rutin selama 15 menit tiap pagi bisa meningkatkan mood atau suasana hati yang positif. Pikiran menjadi lebih jernih, sehingga wajah akan tampak lebih cerah dan selalu dihiasi senyum manis.

Manfaat jangka pendek ini seringkali terabaikan, karena orang-orang cenderung berolahraga untuk mendapatkan manfaat jangka panjang yang memang tidak bisa langsung dirasakan. Misalnya untuk menurunkan berat badan, memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan kekuatan otot.

Akibatnya saat tidak bisa langsung merasakan manfaat jangka panjang yang menjadi tujuan utama berolahraga, orang-orang cenderung bosan lalu berhenti. Olahraga pagi mulai ditinggalkan, karena banyak yang putus asa dan menganggap kebiasaan baik ini tidak ada manfaatnya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sport and Exercise Psychology ini, 190 orang mahasiswa diamati aktivitas fisiknya sehari-hari termasuk kebiasaan olahraga pada pagi hari. Selain itu, para partisipan juga diamati mood atau suasana hatinya.

Hasil pengamatan menunjukkan, kebiasaan olahraga mempengaruhi suasana hati sepanjang hari. Makin banyak melakukan olahraga rutin, makin bagus pula manfaatnya dalam meningkatkan pikiran-pikiran positif seperti rasa bersyukur, bahagia dan makin percaya diri.

Dugaan para peneliti, olahraga bisa mengubah suasana hati dengan cara memicu perubahan komposisi kimiawi di otak. Seperti dikutip dari Menshealth.com, Minggu (19/2/2012), perubahan itu terjadi tanpa harus melakukan olahraga berat seperti lari marathon melainkan cukup dengan olahraga ringan selama 15 menit secara rutin setiap hari. (Detik.Com)

Bakteri Baik yang Ada di Mulut Bisa Lenyap Karena Rokok

Jakarta, Saat menghisap rokok, maka mulut akan kontak dengan rokok termasuk bahan-bahan kimia berbahaya yang ada di dalamnya. Kondisi ini ternyata bisa membuat bakteri baik di mulut mati.


Selama ini rokok diketahui menjadi faktor risiko untuk kanker paru. Tapi rokok juga ditemukan bisa meningkatkan risiko penyakit-penyakit di mulut karena membunuh bakteri baik di dalam mulut.

Peneliti dari Ohio State University mengumpulkan biofilm dari oral (mulut) 30 orang yang sehat, yang mana 15 diantaranya adalah perokok. Sampel ini dikumpulkan pada hari kedua, keempat dan ketujuh setelah dibersihkan oleh para ahli untuk mengurangi kontribusi variabel lainnya.

Hasil yang ditemukan oleh peneliti adalah penyebab penyakit patogen sebagian besar tidak ditemukan di dalam mulut partisipan yang tidak merokok yang ditunjukkan oleh minimnya sitokin.

Hal ini menunjukkan bahwa tubuh tidak menganggap keberadaan dari bakteri sehat di dalam mulut sebagai sesuatu yang berbahaya. Hasil studi ini dilaporkan dalam jurnal Infection and Immunity.

Sementara itu pada kelompok perokok, para peneliti menemukan kehadiran besar dari patogen di mulut dalam waktu 24 jam setelah dibersihkan, serta kadar sitokin tinggi yang menunjukkan bahwa tubuh siap untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh kuman.

"Mulut perokok akan menendang keluar bakteri baik dan bakteri patogen bisa masuk dengan mudah. Jadi mereka diijinkan untuk berkembang biak lebih cepat daripada di lingkungan yang non-perokok," ujar ketua studi Profesor Purnima Kumar, seperti dikutip dari MedIndia, Sabtu (18/2/2012).

Hasil studi ini semakin menambah panjang daftar buruk yang bisa dialami oleh para perokok, karena tidak hanya menyebabkan kanker paru, penyakit jantung dan impotensi, tapi juga membunuh bakteri baik di mulut yang bisa menyebabkan penyakit salah satunya adalah kanker mulut. (Detik.Com)

Kenapa Perut Ibu Hamil Suka Gatal?

Jakarta, Salah satu keluhan yang hampir dialami oleh semua ibu hamil adalah rasa gatal di perut. Meski kondisi ini tidak berbahaya, tapi bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.


Umumnya gatal yang timbul di perut dan kadang payudara ini tidak berbahaya, karenanya ibu hamil tidak membutuhkan perawatan khusus. Namun sekitar 20 persen dari ibu hamil membutuhkan bantuan khusus tergantung dari derajat rasa gatal yang timbul.

Penyebab utama dari kondisi ini adalah adanya perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh serta peregangan kulit terutama di bagian atas perut, seperti dikutip dari Babyandpregnancy, Sabtu (18/2/2012).

Sekitar dua pertiga ibu hamil kadang mendapati tangan dan kakinya yang merah dan gatal yang diyakini akibat peningkatan estrogen. Namun rasa gatal yang muncul ini akan hilang dengan cepat setelah ibu tersebut melahirkan.

Umumnya kondisi ini tidak membutuhkan obat untuk mengatasinya. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal yang muncul di perut.

Biasanya rasa gatal diperburuk oleh cuaca yang panas. Jika berada dalam lingkungan yang hangat atau panas, maka gunakan pakaian yang longgar dan terbuat dari katun sehingga bisa menyerap keringat.

Usahakan hindari keluar rumah saat udara panas, terutama ketika tengah hari. Jika memungkinkan bawalah kipas yang bisa membantu tubuh tetap dingin, serta membawa tisu basah. Selain itu hindari mandi dengan menggunakan air hangat karena bisa menambah gatal, lalu gunakan sabun ber pH rendah seperti sabun bayi.

Hal terpenting yang harus dipahami ibu hamil adalah jangan menggaruk bagian yang gatal dengan menggunakan kuku, karena bisa memicu luka dan juga iritasi. Jika muncul gatal, ibu hamil cukup mengusap-usap bagian perut.

Namun sekitar 1 persen ibu hamil bisa mengembangkan kondisi yang ditandai gatal, benjolan merah dan ruam seperti di atas perutnya atau disebut pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP).

PUPPP biasanya dimulai pada trimester ketiga dan lebih umum dialami oleh perempuan yang mengandung bayi kembar atau bayi pertama. Rasa gatal awalnya akan muncul di perut atau sekitar stretch mark (jika ada) dan bisa menyebar ke paha, bokong dan lengan. Kondisi ini tidak berbahaya bagi janin maupun ibu, tapi gatal yang muncul akan sangat mengganggu.

Dokter biasanya akan meresepkan salep topikal untuk mengatasi kondisi tersebut, atau bisa juga direkomendasikan pemberian antihistamin. PUPPP ini akan hilang dalam waktu beberapa hari setelah melahirkan. (Detik.Com)

Marah-marah Bisa Sebabkan Kadar Kolesterol Naik

Jakarta, Dalam kehidupan sehari-hari, sesekali bersinggungan dan menghadapi situasi yang menjengkelkan adalah hal yang lumrah. Di saat itu, orang akan cenderung terusik emosinya dan bisa menjadi marah. Sayangnya, membiarkan kemarahan meluap-luap justru berakibat buruk bagi jantung.


Menurut peneliti dari Ohio State University, ada bukti bahwa orang yang merespons situasi yang memicu amarah dengan cara yang negatif cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi. Kolesterol atau lemak jahat ini dapat merusak pembuluh darah arteri.

"Jika menanggapi setiap situasi pemicu kemarahan dengan hati yang panas dan emosi yang meluap-luap, maka risiko penyakit jantung serius sudah menanti di depan mata," kata peneliti seperti dilansir CNN, Selasa (14/2/2012).

Para ahli menyarankan bahwa respons terbaik dalam situasi yang memicu amarah adalah dengan menjadi kreatif dan fleksibel. Meredam kemarahan sesegera mungkin sangat penting dilakukan untuk mengurangi efek negatifnya terhadap tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa peserta penelitian yang selalu bereaksi terhadap situasi pemicu kemarahan dengan cara yang negatif memiliki kadar kolesterol 'jahat' atau LDL yang lebih tinggi. Kecenderungan ini terlepas dari apakah mereka meluapkan kemarahan atau hanya menahan amarahnya.

Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang lebih fleksibel, lebih sering menyembunyikan kemarahannya daripada menunjukkannya kepada orang lain, memiliki tingkat kolesterol jahat yang paling rendah.

Kemarahan yang dipendam lama dan intensif memicu pelepasan lemak dari jaringan ke dalam aliran darah. Tubuh melepaskan zat lemak untuk diubah menjadi energi sebagai bagian dari respons melawan atau lari terhadap bahaya yang dirasakan demi kelangsungan hidup.

Peneliti menyarankan ketika menghadapi situasi yang menyebabkan amarah, respons yang sehat adalah tetap tenang sehingga dapat segera meredakan kemarahan. Namun, pastikan agar tetap terkontrol dan tidak menjadi agresif.

Dalam situasi lain yang mengancam, seperti diomeli oleh atasan atau mengalami peristiwa yang menjengkelkan, harus dihadapi dengan tenang sampai bisa mencari jalan untuk membakar energi negatif yang ditimbulkan, bisa dengan cara berjalan cepat, berolahragaatau bertinju. (Detik.Com)

Kelamaan Bercermin Bisa Bikin Stres

Jakarta, Umumnya orang sering bercermin untuk melihat kondisi wajah atau penampilannya. Tapi terlalu lama mengaca bisa membuat seseorang takut atau cemas jika melihat dirinya di cermin. Kenapa begitu?


Penelitian baru menunjukkan relawan yang melihat dirinya di cermin selama 10 menit pada suatu waktu secara bertahap bisa membuatnya lebih cemas dan tertekan tentang penampilannya, meskipun awalnya ia merasa senang ketika bercermin.

Para ilmuwan mengakui bahwa bercermin yang berkepanjangan bisa merugikan seseorang pada kondisi tertentu karena bisa menyebabkan gangguan dismorfik tubuh (Body Dysmorphic Disorder/BDD) yang mana seseorang secara permanen merasa khawatir tentang penampilan atau bentuk tubuhnya.

"Menatap cermin bisa memicu peningkatan stres yang biasa terjadi pada pasien BDD. Tapi menariknya, peserta yang sehat bisa mengalami respons yang mirip dengan pasien BDD," ujar peneliti yang dilaporkan dalam jurnal Behaviour Research and Therapy, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (9/2/2012).

Beberapa penelitian menunjukkan sekitar 8 dari 10 perempuan tidak puas saat bercermin, bahkan studi terbaru menemukan cermin bisa memicu kecemasan dan stres pada pasien BDD, meski sebenarnya terlihat normal.

Sampai saat ini penyebabnya tidak diketahui tapi lebih umum terjadi pada orang yang punya riwayat depresi. Banyak orang menggunakan make up tebal untuk menyamarkan kekurangan yang dirasakannya dan berulang kali bercermin.

Dalam studi ini peneliti dari Institute of Psychiatry, London membandingkan efek cermin antara 25 pasien BDD dengan 25 sukarelawan sehat yang melibatkan 2 tes. Sekitar setengah dari partisipan ini adalah perempuan.

Tes pertama peserta diminta melirik dirinya di cermin selama 25 detik, lalu dinilai kepuasannya sebelum dan setelah tes. Sedangkan tes kedua, peserta diminta bercermin minimal 10 menit lalu dinilai lagi kepuasannya.

Hasilnya penderita BDD menjadi semakin tertekan dengan penampilannya meski hanya melirik 25 detik. Tapi orang yang sehat menunjukkan tanda-tanda kecemasan saat terlalu lama menatap cermin.

"Ketika seseorang yang sehat terlalu lama menatap cermin, maka ia akan mulai lebih fokus pada ketidaksempurnaannya sehingga memicu stres dan cemas. Ada kemungkinan menatap diri terlalu lama di cermin bukanlah hal yang baik," ujar psikolog Andrew Hill dari Leeds University School of Medicine. (Detik.Com)

Menyesali Mantan Pacar Lebih Stres Dibanding Pindah Kerja

Jakarta, Ada banyak keputusan dalam hidup yang bisa membuat orang menyesal, mulai dari karir hingga urusan memilih jodoh. Namun keputusan berpisah dengan pasangan lebih banyak memicu stres dan penyesalan daripada pindah kerja atau putus sekolah.


Para peneliti dari Northwestern University mengungkap bahwa penyesalan yang berhubungan dengan asmara dan rumah tangga lebih banyak memicu stres daripada urusan karir. Hal ini menunjukkan pentingnya memenuhi kebutuhan sosial, dalam hal ini untuk punya pasangan.

"Rasa memiliki, sebagai motivasi hidup manusia yang utama sangat erat kaitannya dengan kesehatan mental," kata Prof Neal Roese, seorang psikolog sekaligus ahli pemasaran yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Healthday, Rabu (15/2/2012).

Menurut Prof Roese, keretakan rumah tangga maupun putusnya jalinan asmara akan mengusik rasa memiliki yang merupakan naluri dasar seorang manusia. Orang tersebut akan mudah mengalami stres ketika menyadari bahwa miliknya yang paling berharga sudah tidak ada.

Lain halnya dengan urusan pekerjaan. Meski manusia juga bisa memiliki karir, namun stres yang dialami ketika kehilangan pekerjaan yang disukai tidak akan seberat ketika harus merelakan kekasih atau mantan istrinya pergi apalagi sudah menjadi milik orang lain.

Dalam penelitian ini, Prof Roese bersama timnya melakukan 5 kali percobaan dengan jumlah peserta bervariasi antara 108-549 orang dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat. Kelima eksperimen dilakukan untuk mengukur tingkat penyesalan atas sebuah keputusan yang dianggap salah.

Hasilnya menunjukkan, keputusan-keputusan yang melibatkan hubungan sosial seperti asmara dan rumah tangga lebih banyak disesali oleh partisipan. Keputusan nonsosial seperti pindah kerja atau bahkan drop-out (DO) kuliah juga sering memicu stres dan penyesalan, namun jumlahnya kalah banyak dibanding putus cinta. (Detik.Com)

Sakit Jantung Gampang Kumat Kalau Sering Galau

Jakarta, Kekambuhan sakit jantung tak cuma dipicu oleh aktivitas atau emosi berlebihan, tetapi juga karena pikiran yang sering galau. Kegelisahan saat mengalami depresi bisa meningkatkan risiko kekambuhan bagi yang pernah kena serangan jantung.


Sebuah penelitian di Tel Aviv University mengungkap, kondisi psikologis berhubungan erat dengan risiko kekambuhan sakit jantung. Dibanding pasien yang suasana hatinya baik-baik saja, pasien yang memiliki gejala depresi cenderung lebih mudah kambuh dalam kurun 10 tahun berikutnya.

Kesimpulan ini ditarik berdasarkan hasil pengamatan terhadap 632 orang pasien serangan jantung, yang dirawat antara tahun 1992-1993. Seluruh partisipan diamati secara berkelanjutan hingga lebih dari 10 tahun kemudian yakni sekitar tahun 2005.

Hampir semua partisipan mengalami kekambuhan, namun ada perbedaan risiko ketika dibandingkan dengan riwayat depresinya. Pasien yang memiliki gejala depresi ringan memiliki risiko kekambuhan sakit jantung 14 persen lebih tinggi dibanding pasien yang suasana hatinya baik-baik saja.

"Pesannya adalah, para dokter tidak boleh mengabaikan faktor psikologis pada pasien yang pernah kena serangan jantung. Pasien yang punya gejala depresi harus lebih diperhatikan," kata Vicki Myers yang memimpin penelitian itu, seperti dikutip dari Medindia, Minggu (19/2/2012).

Selama ini, faktor emosi dan kejiwaan memang sering dikaitkan dengan risiko kekambuhan serangan jantung. Namun jika selama ini hanya dikaitkan dengan risiko kekambuhan jangka pendek, dalam penelitian ini faktor psikolgis juga mempengaruhi risiko kekambuhan jangka panjang.

Penelitian ini tidak menjelaskan mengapa bisa demikian. Namun berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan, faktor kejiwaan sangat bisa mempengaruhi kondisi fisik secara biologis dan memicu sekumpulan gejala penyakit yang disebut psikosomatik. (Detik.Com)

Masjid Aolia, Bangunan Unik Bersejarah di Pantai Ngobaran

Di Pantai Ngobaran, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, terdapat sebuah bangunan kuno nan unik. Namanya Masjid Aolia, yang erat hubungannya dengan pengaruh kepercayaan Islam di masa lampau.

Masjid di Pantai Ngobaran yang menghadap ke laut selatan

Ngobaran adalah salah satu nama pantai yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini kurang lebih berjarak sekitar 65 km dari Kota Yogyakarta, dengan lama perjalanan sekitar 2 jam menggunakan kendaraan.

Masjid Aolia - Pantai Ngobaran

Akses menuju pantai ini cukup mudah, jalannya sudah diaspal dengan baik walaupun ada beberapa titik kerusakan sebelum memasuki wilayah pantai. Untuk mencapainya, kita bisa melalui jalur Imogiri-Panggang atau dengan menyusuri Jalan Wonosari.

Suasana dari dalam Masjid Aolia

Kalau memilih Jalan Wonosari, patokan utamanya adalah memilih persimpangan ke kanan di pertigaan Lapangan Gading (lapangan terbang di Gunungkidul). Sedikit hambatan yang mungkin akan dijumpai adalah kurangnya petunjuk jalan menuju pantai ini sehingga kadang kita harus menggunakan “GPS tradisional” alias bertanya kepada warga sekitar agar tidak nyasar.

Vegetasi di sekitar Pantai Ngobaran

Jalan masuk menuju Pantai Ngobaran memang kecil, bergelombang, juga sedikit becek. Tapi jangan kuatir, jalanan ini bisa dimasuki kendaraan roda empat. Keunikan utama dari pantai ini adalah nuansa multikultural yang tampak jelas dengan adanya berbagai bangunan peribadatan dari beberapa kepercayaan.

Menurut warga sekitar, setidaknya terdapat 4 tempat peribadatan dari kepercayaan yang berbeda yaitu Hindu, Kejawan, Kejawen, dan Islam. Bangunan yg menurut saya paling unik adalah Masjid Aolia, yaitu masjid yang mihrab alias tempat imamnya mengarah ke selatan, ke laut lepas. Namun yang pasti, walaupun arah masjidnya ke selatan, warga sekitar yang melakukan sholat disana tetap mendirikan sholat dengan menghadap ke kiblat.

Menurut cerita dari warga sekitar, hal itu tidak lepas dari pengaruh kepercayaan kepada Prabu Brawijaya V.

Asal-usul nama pantai ini pun sangat erat hubungannya dengan Prabu Brawijaya. Ceritanya berawal pada jaman Prabu Brawijaya V yang merupakan raja terakhir Kerajaan Majapahit. Pada saat itu, popularitas Kerajaan Demak dibawah pemerintahan Raden Patah yang juga adalah anak kesayangan Brawijaya sedang menanjak. Pengikut aliran Kejawan merujuk pada salah satu putra Prabu Brawijaya V yang bernama Bondhan Kejawan.

Kejawan sendiri sangat dekat tautannya dengan aliran Kejawen yang ada. Lokasi peribadatan dari kepercayaan Kejawan berada di sebuah joglo dekat masjid, sedangkan pengikut Kejawen mendirikan sebuah bangunan di atas bukit karang. Menurut legenda setempat, Brawijaya tidaklah mati melainkan muksa. Sang Prabu dipercaya melakukan upacara muksa dengan cara membakar diri. Kobaran api dari upacara muksa itulah yang menjadikan nama pantai ini Ngobaran. (Detik.Com)

Cara Agar Permintaan Maaf Diterima Kekasih

Jakarta - Bagi sebagian orang mengucapkan kata maaf terkadang menjadi hal yang sulit dilakukan. Apa lagi kalau bukan karena ingin mempertahankan ego atau gengsi. Tapi jika Anda benar-benar berada di posisi yang salah, haruskah membiarkan orang lain sakit hati karena gengsi?


Setiap orang pasti pernah berbuat salah dan sudah kewajiban bagi pihak yang salah untuk meminta maaf. Untuk memudahkan Anda meminta maaf dan tulus mengatakannya, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, seperti dilansir All Women Stalk.

1. Bertanggung Jawab
Hal terpenting sebelum meminta maaf adalah mau menerima tanggung jawab terhadap kesalahan yang telah Anda lakukan. Sadarilah bahwa hal itu telah menyakiti seseorang yang Anda cintai. Jika memang benar-benar bersalah, Anda harus mengakuinya dan tidak ada alasan atau pembelaan yang harus dilakukan. Itulah arti tanggung jawab yang sebenarnya.

2. Jangan Egois
Mungkin Anda tidak berpikir bahwa yang telah Anda lakukan itu salah, dan mungkin tidak mengerti mengapa kekasih sampai marah atau bahkan kecewa. Jangan mencoba untuk memperdebatkan hal tersebut dengannya dan mencari pembenaran dengan menghalalkan segala cara. Cobalah untuk memahaminya lalu meminta maaf pada kekasih, dan yang terpenting Anda sadar untuk tidak lagi menyakiti.

3. Melalui Tulisan
Terkadang ada orang yang lebih baik menulis daripada berbicara. Jika Anda merasa melalui tulisan lebih dapat membantu mengungkapkan semua hal yang ingin dikatakan --termasuk permintaan maaf-- maka itu tidak jadi masalah. Tunjukkan ketulusan hati Anda melalui surat tersebut.

4. Tunjukkan Sikap yang Baik
Sebagian orang mungkin sulit untuk berkata 'maaf', meskipun dia sudah berlatih sebelumnya. Agar lebih mudah mengucapkan maaf, mulailah dengan menunjukkan sikap yang positif. Biarkan perasaan Anda mengatakan apa yang Anda maksud dengan memberikan kue buatan sendiri, mengirim bunga, ataupun memeluk si dia yang telah Anda sakiti.

5. Kesampingkan Keangkuhan Anda
Ini adalah hal yang selalu menjadi masalah setiap orang saat meminta maaf, keangkuhan. Sikap yang angkuh menyebabkan Anda tidak bisa leluasa mengatakan apa yang ingin diucapkan. Rasa keangkuhan ini tidak sebanding jika Anda harus kehilangan orang yang Anda sayangi, Anda harus memikirkan perasaan si dia.

6. Jangan Terlalu Memohon
Ada sebagian orang yang merasa bahwa meminta maaf sama halnya dengan mengemis. Itu tidak benar sama sekali, ingat bahwa meminta maaf bukan berarti harus memohon-mohon, karena setiap orang terkadang dapat melakukan kesalahan. Minta maaf hanya untuk mengakui bahwa Anda sadar telah menyakiti seseorang yang berarti untuk Anda. (Wolipop.Com)

5 Alasan Mengapa Cinta Pertama Jarang Awet

Jakarta - Bagi sebagian orang, cinta pertama merupakan kenangan romantis yang tak mudah dilupakan. Namun kebanyakan kisah cinta pertama hanya mampu bertahan sementara dan jarang berhasil. Mengapa?


Menurut George Bernard Shaw, seorang novelis di Inggris, "Cinta pertama itu sedikit bodoh dan banyak rasa ingin tahu." Berikut ini lima alasan mengapa cinta pertama cuma berlangsung sesaat, seperti yang dikutip dari Allwomenstalk.

1. Masih Muda
Cinta pertama biasa terjadi saat Anda masih berusia muda. Sedangkan untuk memiliki cinta sejati, Anda membutuhkan kedewasaan serta kematangan dalam berpikir demi kelangsungan hubungan selanjutnya. 

2. Minimnya Pengalaman
Saat pertama kali atuh cinta, Anda merasa mendapatkan pengalaman luar biasa. Namun di usia yang muda, sebenarnya Anda belum paham benar mengenai arti cinta dan makna di baliknya.

3. Lingkungan Hidup Berbeda
Banyak cinta pertama bertemu ketika usia remaja dan pisah karena keduanya sibuk oleh pendidikan atau pekerjaannya. Wajar jika individu bergerak dari suatu aspek kehidupan ke tahap yang lebih maju. Biasanya hal ini menyebabkan kedua belah pihak merasa tidak cocok.

4. Intensitas
Menurut Domeena Renshaw, pakar psikologi dari Universitas Loyola, "Ketika jatuh cinta, aliran darah ke pusat otak akan meningkat." Hal itu yang menyebabkan Anda begitu intens dengan seseorang yang dicintai. Tetapi, cinta pertama cenderung berlebihan sehingga menyebabkan kejenuhan.

5. Bertumbuh dan Berkembang
Kehidupan berubah seiring perkembangan zaman. Begitu pula dengan diri Anda. Tak jarang orang merasa bahwa cinta pertamanya telah berubah dan tak lagi menjadi orang yang tepat untuknya saat ini. (Wolipop.Com)

Pacar Belum Yakin untuk Menikah, Harus Bagaimana?

Jakarta - Saya sudah berpacaran dua tahun, kami ada rencana ingin ke jenjang selanjutnya. Tapi ketika saya meminta untuk serius menikah, dia bilang masih belum yakin. Apakah kami bisa ke jenjang selanjutnya? Apa tanda-tandanya pria ingin serius menikah dengan kekasihnya?


(Ria, 23 Tahun)

Jawab:

Menikah bukan perkara mudah. Butuh kesiapan mental dan tanggung jawab finansial. Coba tanyakan apa yang membuat pacar kamu belum siap, jangan mencecar seperti kebanyakan wanita tapi jadilah pendengar yang baik. 

Kalau memang pacar kamu belum siap secara mental atau finansial, jangan dipaksakan. Lebih baik menunggu beberapa tahun untuk pernikahan yang berumur panjang daripada terburu-buru dan akhirnya menyesal di kemudian hari. (Wolipop.Com)

6 Penyebab Anak Susah Tidur

Jakarta - Tidur merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi anak. Kebanyakan anak menghabiskan berjam-jam waktu untuk tidur agar kembali segar dan aktif saat bangun. Jika anak Anda memiliki kesulitan untuk tidur, lebih baik cari tahu penyebabnya terlebih dahulu dan coba mengatasinya. Berikut 6 penyebab anak susah tidur seperti dilansir The Cradle :



1. Penyebab pertama adalah anak tidak memiliki jam tidur yang konsisten. Meskipun kebanyakan orang tua tahu seberapa pentingnya menerapkan jam tidur yang konsisten bagi anak, tetapi tidak semua orang tua benar-benar menerapkan hal tersebut. Penyebabnya antara lain si anak yang masih harus melakukan suatu kegiatan, atau bahkan si anak masih memiliki banyak energi untuk bermain sehingga sulit untuk menyuruhnya tidur.

Beberapa cara untuk mengatasinya adalah menghentikan aktivitas fisik anak dengan waktu yang konsisten setiap harinya. Sebaiknya, aktivitas fisik benar-benar dihentikan sekitar 10 hingga 15 menit sebelum waktu tidur si anak. Selain itu, biasakan untuk melakukan rutinitas secara teratur dan berurutan, misalnya kapan harus gosok gigi sebelum tidur, sehingga si anak tahu kapan ia harus benar-benar tidur.

2. Merupakan hal yang lumrah jika Anda membuat anak tidur dengan cara membacakannya cerita, menyanyikannya lagu nina bobo, atau ikut tidur di sebelah si anak. Akan tetapi, ternyata dengan kebiasaan Anda tersebut, anak mulai mengasosiakan tingkah laku Anda yang dapat membuatnya tidur sehingga si anak tersebut dapat terlelap. Sayangnya, ketika si anak terbangun dan mendapati kondisi yang ada tidak sama seperti sebelumnya, kemungkinan ia akan panik dan merengek kepada Anda untuk memberikan kondisi yang sama agar ia dapat tidur kembali.

3. Penyebab ketiga adalah lingkungan kamar tidur yang buruk. Sebaiknya, hal-hal yang dapat membuat anak tidak dapat tidur, seperti mainan atau televisi, disingkirkan dari kamar si anak. Selain itu, pastikan lampu kamar dimatikan sehingga anak dapat tidur dengan nyenyak. Jangan lupa untuk menjauhkan anak dari suara dan bunyi-bunyian yang dapat mengganggu tidurnya dan anak sebaiknya menggunakan baju tidur yang hangat dan nyaman.

4. Penggunaan alat bantu tidur yang tidak sesuai juga merupakan penyebab sulitnya si anak untuk tidur. Salah satu alat bantu tidur yang paling umum digunakan adalah dot. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua alat bantu tidur dapat merugikan anak. Sebagai orangtua, sebaiknya Anda perlu mengetahui alat bantu tidur apa yang sesuai untuk anak dan kapan sebaiknya alat bantu tersebut digunakan.

5. Penyebab kelima adalah penerapan waktu tidur yang salah. Kebanyakan anak membutuhkan waktu tidur kurang lebih 11 jam per hari. Pada usia 10, misalnya, anak lebih baik tidur pada pukul 19.00 atau paling telat pukul 20.30. Dengan menerapkan waktu tidur yang konsisten, tepat, dan sesuai kebutuhan anak pada usianya, maka si kecil dapat dengan terbiasa untuk tidur pada waktu yang ditentukan.

6. Memberikan respon yang tidak konsisten ketika anak terbangun juga merupakan penyebab si anak susah tidur. Misalnya, di satu waktu, ketika anak terbangun, Anda menyanyikannya lagu agar ia bisa tidur kembali. Namun, di waktu yang lain, Anda mendiamkannya menangis begitu saja. Hal tersebut justru akan menyulitkan anak untuk tidur kembali. Agar si anak dapat kembali tidur dengan nyenyak di malam hari, Anda sebaiknya memiliki satu respon yang jelas dan konsisten ketika ia terbangun. (Wolipop.Com)

Tips Cukur Bulu Kaki agar Tak Cepat Tumbuh Kembali

Jakarta - Bulu kaki yang terlalu lebat memang bisa mengganggu penampilan Anda. Saat ini banyak perawatan yang dapat menghilangkan bulu, namun kebanyakan harus dilakukan di salon. Sedangkan Anda tidak memiliki waktu untuk mendatangi salon khusus penghilang bulu.



Cara konvensional yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki adalah dengan mencukurnya, namun kekurangan dari teknik pencukuran atau shaving adalah bulu cepat tumbuh kembali. Nah, supaya bulu-bulu yang mengganggu lambat pertumbuhannya, ikuti lima tips berikut ini, seperti dilansir eHow. Tips perlambat pertumbuhan rambut ini, juga berlaku untuk bulu ketiak.

1. Basahi Kaki dengan Air Hangat
Sebelum memulai mencukur basahi kaki dengan air hangat agar pori-pori terbuka. Setelah itu, Anda bisa menggunakan krim cukur atau kondisioner rambut yang diusapkan ke kaki. Fungsinya untuk mencegah kulit kaki teritasi dan membuat bulu-bulu lebih mudah terangkat. Jangan mencukur saat kaki kering, karena bisa melukai kaki.

2. Cukur dari Bawah ke Atas Kaki
Melakukan pencukuran bulu berlawanan arah pertumbuhan dapat memperlambat pertumbuhan rambut halus di kaki. Hal itu karena, bulu-bulu dapat terangkat sempurna.

3. Pilih Alat Cukur yang Memiliki 3 Silet
Biasanya cukuran hanya memiliki satu atau dua silet saja, agar lebih efektif gunakan cukuran yang memiliki tiga bilah silet. Memang harganya bisa sedikit lebih mahal, namun hasil yang diberikan cukup memuaskan.

4. Pisau Cukur Harus Tajam
Pisau cukur harus sering diganti jika sudah terasa tumpul. Pisau yang tumpul, selain tidak memberikan hasil maksimal dapat menciderai kulit kaki.

5. Kedelai
Bahan makanan yang dapat memperlambat pertumbuhan bulu adalah kedelai. Kedelai mengandung fitoestrogen, yang bekerja seperti estrogen. Hormon estrogen dapat menghambat testosteron, yang membuat bulu tidak diinginkan tumbuh lebih cepat. Untuk itu banyaklah mengonsumi makanan yang mengandung kedelai seperti tempe, tahu dan kecap.

Selain makanan berbahan dasar kedelai, Anda juga menggunakan produk kecantikan dari kedelai, seperti lotion tubuh. Vitamin E yang terkandung dapat menghaluskan, melembabkan dan mencegah bulu cepat tumbuh. Body lotion yang mengandung kedelai bisa didapatkan di toko-toko herbal. (Wolipop.Com)

Kate Winslet Merasa Aneh Tonton Film Titanic

Artis Kate Winslet, pemeran Rose dalam film fenomenal 'Titanic', merasa aneh terkait bakal diluncurkannya kembali film Titanic dalam format 3D.



Bagaimana tidak, peristiwa 15 tahun lalu itu kembali menari-nari dalam benaknya dan seolah kejadiannya seperti baru terjadi kemarin.

Dalam film garapan sutradara James Cameron itu, Winslet, yang berperan sebagai Rose, beradu akting dengan Leonardo Dicaprio. "Ini terasa aneh. Anda bisa bayangkan sesuatu yang aneh?" ujarnya kepada USA Today.

Lima belas tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Selama itu ia juga mengaku banyak belajar tentang berbagai hal, terlebih akting. "Saya yakin, saya bukanlah aktris yang sangat baik," ujarnya.

Diakui Winslet, ia sempat menyaksikan film Titanic versi 3D sepanjang 17 menit. Satu hal yang langsung dia rasakan adanya perbedaan adalah ketika ia melihat bentuk tubuhnya sendiri. "Saya benar-benar suka, 'Ya Tuhan, itu saya. Tolong hentikan!"," seru Winslet yang merasa tak tahan melihat bentuk tubuhnya yang begitu ramping.

"Dan, Leo terlihat sangat muda dan kurus!" ujarnya.

Rencananya, film Titanic versi 3D akan dirilis ke bioskop-bioskop pada 4 April 2012.

Tahun ini, Winslet juga akan kembali di layar lebar lewat film garapan Roman Polanski, 'Carnage'. Dia juga baru merampungkan film teranyarnya berjudul 'Movie 43'. (TribunNews.Com)

Hancurnya Moral Remaja

Masalah sosial yang sering terjadi di masyarakat adalah degradasi moral remaja. Terlalu sibuknya pemerintah dengan berbagai masalah politik dan ekonomi yang terjadi di dalam negeri membuat pemerintah mengesampingkan masalah degradasi moral remaja yang hanya menjadi bagian kecil dari masalah sosial. 



Akibat kelalaian dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap masalah degadrasi moral remaja, sekarang degadrasi moral remaja mengalami tingkat degadrasi yang tinggi. Peningkatan tingkat degadrasi moral remajadisebabkan oleh berbagai faktor, seperti pergaulan bebas, proses sosialisasi yang kurang sempurna, pengaruh budaya barat, kurangnya pengawasan dan perhatian orang tua, dan tingkat pendidikan yang rendah.takboletakbole

Sering kita terlena akan timbulnya hal-hal kecil yang dapat menyebabkan bangsa ini hancur. Keluar masuknya budaya asing pada suatu bangsa menjadikan budaya sebelumnya tergantikan, dan terabaikan, sehingga budaya baru itu membuat anak bangsa tidak mau lagi mengenal akan budaya lama dan enjadikan budaya baru sebaagai pedoman hidupnya. 

Di zaman yang serba modern ini, anak-anak semakin lupa terhadap apa yang harus dilakukan sebagai penerus bangsa, kewajiban seorang murid untuk belajar, patuh kepada guru terlebih lagi kepada orang tua kurang diperhatikan. Pemuda-pemuda di zaman sekarang lebih mendahulukan berhura-hura daripada menjalankan kewajiban. Mereka tidak lagi mempertimbangkan apa yang akan terjadi setelah apa yang mereka lakukan. Padahal, selain merugikan iri mereka sendiri juga dapat merugikan banga tempat dimana ia tinggali. Hal inilah yang paling ditakuti, dimana moral bangsa terabaikan. Banyak orang tua kurang memperhatikan buah hatinya. Merka cenderung memenuhi kebutuhan fiik saja sedangkan kebutuhan rohani terabaikan.

Aspek-aspek yang dapat menanggulangi degradasi moral remaja

Yang pertama adalah Aspek pendidikan formal/lingkungan sekolah. Pendidikan yang lebih menekankan kepada bimbingan dan pembinaan konstruktif, mandiri dan kreatif menjadi faktor penting, karena melatih integritas mental dan moral remaja menuju terbentuknya pribadi dan sosial dalam menghadapi benturan-benturan nilai-nilai (crash of value) yang berlaku dalam lingkungan remaja itu sendiri berikut lingkungan sosialnya.

Kedua, aspek lingkungan remaja, jelas memberi andil yang signifikan terhadap berkembangnya pola perilaku menyimpang para remaja, karena proses penanaman nilai-nilai bermula dari dinamika kehidupan dalam dinamika kehidupan dalam keluarga itu sendiri dan akan terus berlangsung sampai remaja dapat menemukan identitas diri dan aktualisasi pribadinya secara utuh oleh kalangannya. Oleh karenanya, peranan orang tua termasuk sanak keluarga lebih dominan didalam mendidik, membimbing dan mengawasi serta memberikan perhatian lebih sedini mungkin terhadap perkembangan perilaku remajanya.

Ketiga, aspek lingkungan pergaulan seringkali menuntut dan memaksa remaja harus dapat menerima pola perilaku yang dikembangkan remaja. Hal ini sebagai kompensasi pengakuan remaja dalam kelompok. Maka, perlu diciptakan lingkungan pergaulan dan hubungan sosal yang saling memberi pengaruh dan nilai-nilai positif bagi aktifitas remaja dapat terwujud.

Keempat, aspek penegakan hukum/sanksi. Ketegasan penerapan sanksi mungkin dapat menjadi shock teraphy bagi remaja yang melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang. Dan ini dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, kepolisian dan lembaga lainnya.

Terakhir, aspek sosial masyarakat. Trciptanya relasi-relasi sosial yang baik dan serasi diantara warga masyarakat sekitar, akan memberi implikasi terhadap tumbuh dan berkembangnya kontak-kontak sosial yang dinamis, sehingga muncul sikap saling memahami, memperhatikan sekaligus mengawasi tindak perilaku warga terutama remaja di lingkungannya. Hal ini tentu sangat mendukung terjalinnya hubungan dan aktifitas remaja yang terkontrol. (VivaNews.Com)

Apakah Pacaran itu Sebuah Kebutuhan?

Sebuah pertanyaan yang sulit, tetapi harus dijawab dengan jujur, logis dan kalau bisa ilmiah. Apakah pacaran betul-betul sebuah kebutuhan, atau hanya sekedar mencari sensasi dan kesenangan belaka? Saya akan menjawab sesuai dengan taraf pemahan dan keilmuan saya. Anda bisa setuju, merevisi atau menolaknya. Tetapi anda perlu mempertimbangkannya dan mengajukan argument logis, jujur dan kalau bisa ilmiah pula.

Saya akan memulai menjawab pertanyaan ini dengan menyingkap alasan-alasan seseorang “berpacaran”.

Membutuhkan tempat pelampiasan kasih sayang
Pacaran adalah salah satu cara untuk melampiaskan rasa kasih sayang. Yang perlu diketahui bahwa, rasa cinta dan kasih sayang itu ada dua macam yaitu companionate love dan passionate love. Companionate love adalah cinta yang ditunjukkan dalam bentuk persahabatan. Sedangkan passionate love adalah cinta yang ditunjukkan dalam bentuk cinta romantic yang lebih banyak dipengaruhi oleh aspek biologis.

Biasanya seorang remaja atau dewasa akan mencari pacar karena kebutuhan akan passionate love ini. companionate love bisa didapatkan dari persahabatan dengan ibu, bapak, saudara, keluarga dan teman. Sedangkan passionate love hanya didapatkan melalui pacaran.
Yang menjadi masalah adalah passionate love digerakkan oleh aspek biologis termasuk hasrat seks didalamnya. Jika seseorang mengatakan mencari pacar untuk melampiaskan kasih sayang, berarti itu adalah kebohongan besar, karena itu adalah sebuah companionate love, padahal yang dimaksud adalah passionate love, yang lebih kearah pemuasan biologis.

Membuktikan kelaki-lakian/Keperempuanan (identifikasi gender)
Identifikasi gender dalam tahap perkembangan sangat penting. Alasan ini juga digunakan seseorang mencari seorang pacar, agar jangan menjadi gay, atau lesbian.
Identifikasi gender dipengaruhi oleh dunia factor yaitu genetika dan lingkungan. Seseorang yang sudah dilahirkan dalam genetika yang menyimpang dalam gen dan hormonnya, kemungkinan besar akan mengalami masalah dalam identifikasi gender dikemudian hari, hal ini yang menyebabkan terjadinya transeksual. Tetapi ada juga identifikasi gender karena pengaruh lingkungan, seperti trauma kekerasan seksual, hubungan cinta lawan jenis yang bermasalah dan lain-lain.

Jadi, pacaran tidak mempengaruhi identitas gender sama sekali, bahkan sebaliknya, jika seseorang yang trauma menjalin hubungan dengan lawan jenis (pacaran), kemungkinan bisa mengalami gangguan identitas gender. Intinya adalah pacaran tidak membantu seseorang dalam identifikasi gendernya.
Saling bantu membantu

Ini adalah alasan yang paling sering dikemukakan, terutama bagi remaja sekolah atau masih dalam jenjang perkuliahan. Saling bantu membantu membuat tugas sekolah/kuliah misalnya, saling curhat memecahkan masalah masing-masing, dan lain-lain.

Hubungan dalam pacaran yang tidak dewasa, kadang berujung pada pemanjaan salah satu pihak. Dengan alasan ada yang membantu, seseorang misalnya, malas mengerjakan tugas sekolah atau kuliah. Dalam hal pemecahan masalah yang mereka hadapi, terkadang menghasilkan sebuah diskusi yang ngawur, tidak kunjung ada kata penyelesaian yang tepat, walaupun menghabiskan waktu yang begitu sangat panjang. Diskusinya bukan memecahkan sebuah masalah, tetapi membesar-besarkan masalah, yang terkadang sangat kecil dan bisa diselesaikan sendiri, tetapi karena tidak ada bahan pembicaraan lain, sehingga hal tak penting sama sekali pun dibicarakan.
Sudah cukup umur untuk berpacaran
Saat ini, terkadang banyak orang tua cemas, jika anaknya belum mempunyai pacar sama sekali, padahal anaknya sudah dianggap pas untuk berpacaran. Ini adalah hal yang menjerumuskan anak.
Pacaran adalah sebuah hubungan yang tidak punya ikatan sama-sekali, hanya karena ikatan suka sama suka, dan lebih banyak dipengaruhi oleh passionate love (ketertarikan karena fisik), sehingga hubungannya sangat berbahaya jika dibandingkan dengan nilai-nilai timur dan agama. Kalau memang sudah cukup umur dan sudah siap, apa salahnya menujukkan kedewasaan dengan menikah, sehingga ikatannya jelas, yang akan memunculkan dunia jenis cinta sekaligus (passionate love dan companionate love). Pacaran adalah sebuah hubungan yang menggantung.
Penjajakan sebelum menikah
Alasan yang terakhir yang sering dikemukakan adalah “penjajakan sebelum menikah”. Sudah disebutkan diatas bahwa, cinta dan kerterikan yang tumbuh pada saat pacaran adalah karena ketertarikan fisik. Perlu diketahui bahwa, persepsi manusia terkadang bias, seseorang yang cantik misalnya, akan dipersepsikan dengan kesetiaan, sopan, cerdas, menjaga diri, dan lain-lain. Ataupun sebaliknya, seseorang yang biasa-biasa saja akan dipersepsikan biasa-biasa juga, apalagi sseorang yang tidak menarik secara fisik. Ini adalah bias dalam persepsi manusia.
Jadi alasan pacaran untuk penjajakan adalah hal yang mustahil mendapatkan kesimpulan yang tepat, karena cara berpikir manusia secara umum adalah bias. Fisik dalam psikologi adalah sebuah persona (topeng), yang dimunculkan dalam dunia luar. Jadi fisik tidak menggambarkan kepribadian seseorang. Penilaian yang positif hanya karena ketertarikan fisik, akan berujung pada masalah dikemudian hari. 

Anda bisa lihat, mengapa hubungan pernikahan yang dilandasi cinta dan pacaran sebelum pernikahan, kok bisa kandas ditengah jalan? Ini karena pada saat pacaran anda hanya memperhatikan topeng (persona) yang ditampilkan pasangan anda. (VivaNews.Com)

Suami yang Romantis Bisa Mencegah Perceraian

Jakarta - Sifat romantis ternyata memiliki peran penting dalam kehidupan rumah tangga. Terbukti banyak kasus perceraian terjadi yang diakibatkan karena pasangan yang tidak romantis.



Sebuah fakta yang cukup mencengangkan, memaparkan bahwa angka perceraian di Indonesia telah mencapai rekor tertinggi se-Asia Pasifik. Dalam situs BKKBN, dikatakan jumlah perceraian di Indonesia per tahunnya telah mencapai lebih dari 200 ribu kasus.

Berdasarkan data 2010 dari Dirjen Bimas Islam Kementrian agama RI, dari 2 juta orang yang menikah setiap tahunnya di Indonesia, terdapat 285.184 perkara yang berakhir dengan perceraian. Apa penyebabnya?

Menurut Indra Noveldy, seorang Relationship Coach, salah satu penyebab utama tingginya angka perceraian adalah karena ketidakharmonisan antar pasangan. Banyak orang merasa wajar jika romantisme hanya ada pada masa awal pernikahan, padahal baik suami maupun istri tidak boleh berhenti untuk menjaga sifat romantis tersebut.

"Jangan hanya menunggu momen saja, tapi Anda harus menciptakan momen romantis. Harus kreatif, dan jangan berekspektasi terlalu tinggi. Lupakan konsep romantis seperti di film-film, karena setiap orang punya cara mengekspresikannya masing-masing," ujar Indra, saat ditemui pada acara konferensi pers Molto, Selasa (14/2/2012) di Negev cafe, Wisma Mulia, Gatot Subroto, Jakarta.

Indra juga mengatakan bahwa kebanyakan wanita sering kali menjadi 'pembunuh berdarah dingin'. Saat suaminya mencoba untuk sedikit bersifat romantis, ia justru tak peduli dan bahkan menyepelekannya.

"Padahal suami sebenarnya punya cara unik untuk menunjukkan rasa sayangnya, misalnya dengan menemani istri di saat penting, mengorbankan perasaan atau kepentingannya demi istri. Tanda-tanda inilah yang kemudian menjadikan romantisme suami menjadi istimewa sepanjang usia pernikahan," tambah Indra.

Berangkat dari fenomena itu, merek pelembut dan pewangi pakaian Molto mengadakan kompetisi karya tulis yang bertujuan untuk mengapresiasi romantisme yang diberikan oleh suami sehingga memiliki pernikahan yang awet dan tak lekang oleh waktu.

Pada kompetisi yang bertajuk 'Molto Mencari Ayah Romantis', para istri diminta untuk menuliskan cerita mengenai romantisme suami beserta foto dan kemasan kosong Molto. Kompetisi tersebut berhadiah paket liburan untuk lima pasangan ke Paris, mesin cuci dan voucher belanja ratusan juta rupiah. Tertarik? (Wolipop.Com)

Trik Menghadapi Kekasih yang Moody

Jakarta - Tipe pria berbeda-beda, ada yang romantis, perhatian, cuek dan moody. Bagi banyak wanita, memiliki kekasih yang moody kerap membuat mereka kesal dan bingung menghadapinya.



Orang yang moody suasana hatinya gampang berubah. Mereka pun cenderung egois, karena biasanya hanya ingin mengikuti moodnya tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Pria moody ditandai dengan sikap yang kadang cuek, namun terkadang bisa sangat baik. Ketika dia sedang ingin bersama Anda, dia bisa sangat perhatian. Tapi di lain hari, dia bisa tidak peduli dan tidak menghubungi Anda.

Hubungan yang seperti itu sering disebut hubungan yang 'on and off'. Jika Anda juga berada di situasi yang sama, ini dia trik menghadapi pria yang moody, seperti dilansir She Knows.

1. Mengikuti 'Permainannya'
Hal terburuk yang Anda lakukan ketika si dia tiba-tiba menghilang begitu saja adalah menunggunya. Jika Anda hanya menunggu dan terus memikirkannya, maka akan berujung pada stres dan sakit hati. Jadi, ketika dia biasanya menghilang dan Anda marah, ubah sikap Anda.

Kali ini ikuti saja permainannya. Tunjukkan padanya Anda juga bisa menikmati hidup Anda bersama teman-teman Anda. Ketika si dia tahu Anda tidak mencarinya dan tidak mempedulikannya, biasanya pria akan merasa diabaikan dan dia yang akan mencari Anda. Dengan begitu, si dia bisa lebih menghargai Anda.

2. Tanya Pada Diri Sendiri, Apakah Pantas Diperjuangkan?
Pada satu titik, Anda pasti lelah menghadapi situasi hubungan yang tidak menentu tersebut. Ketika itulah, Anda harus bertanya pada diri sendiri, pantaskah hubungan diperjuangkan? Jika jawabannya tidak layak, maka Anda akan menyelamatkan diri Anda dari stres karena terlalu sering dicampakkan.

Tapi di sisi lain, perasaan cinta mungkin sudah sangat dalam untuknya. Anda sudah membayangkan ketika berpisah nanti, Anda akan merasa patah hati dan merana. Namun, perlu diingat, ketika berani mengambil keputusan, perasaan sedih yang mendalam hanya sekali Anda rasakan.

Coba bayangkan ketika Anda mempertahankan hubungan yang seperti roller coaster itu terus berlanjut, maka Anda akan merasakan sakit hati yang lebih banyak dan berulang-ulang.

3. Memberi Ultimatum
Setelah Anda muak dengan sikapnya, jalan lain yang bisa Anda tempuh adalah memberinya ultimatum. Meskipun diabaikan olehnya, namun Anda telah berkomitmen pada diri sendiri.

Ketika dia melanggar ultimatum yang telah disepakati atau dia tidak setuju dengan ultimatum yang Anda sampaikan, maka lebih baik Anda meninggalkannya. Sikap tegas Anda akan membebaskan Anda dari kemelut percintaan yang menyedihkan ini. Hal itu pun bisa menyadarkannya agar bersikap lebih dewasa dan menghargai Anda. (Wolipop.Com)

Lupakan Konsep 'Terima Apa Adanya' Dalam Pernikahan

Jakarta - Menerima apa adanya kelebihan dan kekurangan pasangan adalah salah satu wujud cinta yang kita berikan. Tetapi pakar percintaan menyarankan agar tidak memakai konsep itu setelah menikah. Kenapa?



Sudah menjadi 'bawaan' wanita untuk lebih mendengarkan kata hati atau emosi daripada pikirannya. Oleh karena itu, wanita sering terjerat dengan konsep 'terima apa adanya'. Banyak istri yang merasa paham betul dengan karakter suaminya, namun kenyataannya tidak.

Menerima apa adanya bukan berarti menerima kekurangan pasangan tanpa berbuat apa-apa. Seorang relationship coach, Indra Noveldy, mengatakan bahwa memahami kekurangan pasangan beda artinya dengan menerima 'mentah-mentah' apa perilaku pasangan. Menurut Indra, memahami pasangan adalah suatu sikap yang mengacu pada usaha seseorang yang ingin menjadi yang terbaik bagi dirinya, dan terutama bagi pasangan hidupnya.

"Lupakan konsep terima apa adanya dalam pernikahan. Bukan harus menjadi orang lain untuk membahagiakan pasangan, tapi tumbuh menjadi orang yang lebih baik," ujar Indra, saat ditemui wolipop di Negev cafe, Wisma Mulia, Jakarta.

Oleh karena itu, Indra menawarkan konsep pernikahan yang lebih baik, yaitu PISIK (Partner, Istri, Sahabat, Ibu, Kekasih). Selain jadi seorang istri yang baik, wanita juga harus menjadi kekasih, ibu, sahabat, dan partner yang paling dekat dengan suami.

Peran istri sebagai seorang sahabat sangatlah penting. Peran sahabat ini membuat suami menjadi lebih terbuka mengenai segala hal. Begitu juga dengan peran partner, dimana pasangan bisa saling tolong menolong saat pernikahan sedang berada dalam masalah.

"Jika pasangan Anda memiliki sahabat terdekat dan itu bukan Anda. Saya bisa bilang bahwa pernikahan Anda sedang bermasalah. Untuk peran sebagai kekasih, banyak pasangan yang lupa kalau cinta bisa habis dan itu yang bikin hubungan terasa jenuh. Makanya perlu di-charge, dengan menciptakan momen romantis," tutur Indra. (Wolipop.Com)

Putus Cinta, Kapan Harus Ganti Status di Facebook?

Jakarta - Putus cinta memang bukan hal yang menyenangkan. Selain harus mengendalikan perasaan sedih, Anda pun harus menghadapi pertanyaan orang-orang yang menanyakan hubungan asmara yang telah kandas itu.


Apalagi di era social media seperti saat ini, semakin banyak orang yang akan tahu jika hubungan Anda dan si dia telah berakhir. Lewat bergantinya status di Facebook (FB) dari In Relationship menjadi single, seolah seluruh dunia melihat Anda kini menjadi jomblo.

Tentu pertanyaan yang paling mendasar adalah, kapan status 'in relationship' itu diganti menjadi 'single'? Ini dia jawabannya dan beberapa aturan lainnya ketika putus cinta di FB, seperti dilansir Your Tango.

1. Saat Pacaran, Jangan Langsung Mengubah Status
Ini pelajaran untuk semua pasangan, di awal pacaran memang terasa indah, namun bukan berarti setelah jadian Anda langsung mengubah status di FB. Setidaknya tunggu hingga tiga bulan setelah Anda resmi pacaran. Hanya untuk berjaga-jaga, jika di awal hubungan Anda sudah merasa tidak cocok, maka Anda tidak perlu repot mengganti status percintaan Anda di FB. Namun, mungkin Anda merasa tidak aman jika status di FB si dia tidak berganti menjadi in relationship. Solusinya, Anda dan si dia bisa memasang foto bersama sebagai profile picture dan mengirim pesan di wall yang menyiratkan Anda dan dia telah pacaran.

2. Kapan Mengganti Status FB Setelah Putus?
Setelah hubungan asmara berakhir, jangan mengganti status single di FB terlalu cepat. Tunggu setidaknya selama sebulan. Bukan tidak mungkin, setelah putus Anda dan pasangan kembali bersama lagi. Anda bisa dianggap labil jika mengganti status single, lalu seminggu setelahnya Anda kembali mengganti status in relationship dengan pria yang sama.

3. Jangan Putus Lewat Wall
Jangan putuskan kekasih lewat wall di FB. Selain dianggap tidak etis, Anda bisa dicap kekanakan oleh banyak orang. Simpan semua kekesalan dan kemarahan Anda di dunia nyata, jangan menumpahkan semua di dunia maya.

4. Jangan Mengubah Status Menjadi 'It's Complicated'
Ketika sedang bertengkar hebat atau baru saja putus, tidak disarankan mengganti status menjadi 'it's complicated'. Selain membuat teman di FB Anda bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dengan Anda dan si dia, status 'it's complicated' juga bisa membuat si dia marah dan kecewa. Siapa tahu, dia sedang mencoba memperbaiki hubungan dengan Anda, namun dengan perubahan status tersebut mengurungkan niatnya.

5. Friend atau Unfriend?
Tidak ada salahnya si mantan masih tetap menjadi 'friend' Anda di FB. Setelah putus tentu naluri untuk mengintai masih sangat besar. Keuntungan masih bisa melihat si mantan di FB adalah Anda tahu perkembangannya. Namun, jika Anda merasa sangat sakit hati, Anda bisa menghapus si dia dari daftar pertemanan. Jangan khawatir disebut norak atau kekanak-kanakan. Kalau cara itu bisa membuat Anda lebih tenang dan bisa cepat move on, jangan pedulikan anggapan orang lain. Jadi kembali lagi kepada Anda, masih ingin menjadi temannya di FB atau ingin membuangnya dari list pertemanan? (WolipopDotCom)

4 Kesalahan Fatal Saat Menjalin Hubungan Asmara Jarak Jauh

Jakarta - Setiap hubungan memiliki masalahnya masing-masing. Bagi hubungan asmara jarak jauh masalah-masalah yang akan dihadapi mungkin sedikit lebih berat dibanding dengan pasangan yang tinggal di kota yang sama.



Ketika dua orang yang saling jatuh cinta, tidak berada di sekitar satu sama lain secara fisik, maka bisa membuat pasangan merasa saling kesepian. Hal itu bisa berujung pada timbulnya rasa ketidakpercayaan dan cemburu, yang pada akhirnya merusak hubungan.

Jadi, melalui kesalahan-kesalahan berikut ini pasangan jarak jauh dapat menghindarinya, agar hubungan tetap utuh. Ini dia kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari dalam hubungan jarak jauh, seperti dilansir Future Scope.

Menunjukkan Ketidakamanan
Ketika Anda merasa tidak aman dan selalu curiga ketika si dia bertemu temannya, maka itu sebuah tanda Anda belum cukup matang secara emosional untuk menjalani hubungan jarak jauh. Jika Anda terus mengeluh dengan hubungan yang terpisah oleh jarak dan terus mengintrogasinya, maka si dia akan lelah menghadapi Anda. Untuk itu, ambil sisi positif dari hubungan jarak jauh. Ketika suatu hari bertemu, maka pertemuan bisa terasa lebih manis.

Menuduh Selingkuh
Setelah benih kecurigaan ditanam dalam hubungan, maka itu tanda hubungan akan segera berakhir. Jika Anda terus mencurigai kekasih dengan rekan kerjanya, teman atau kenalannya itu berarti Anda tidak mempercayainya sepenuh hati. Lebih buruknya lagi, Anda menuduhnya selingkuh, maka hubungan bisa runtuh.

Tidak Memberi Kabar
Agar satu sama lain masih terasa dekat dan akrab adalah saling mengetahui perkembangan dari masing-masing pasangan. Kesalahan fatal lainnya adalah seringnya tidak memberi kabar. Si dia tidak tahu apa yang sedang Anda lakukan, tidak tahu Anda sedang berlibur ke kota lain bahkan Anda tidak memberitahunya bahwa Anda telah pindah kerja. Sekecil apapun membagi cerita setiap hari sangat penting untuk hubungan jarak jauh. Meskipun hanya mengatakan, 'hari ini aku memakai baju warna pink dengan rok bunga-bunga'. Itu membuat ia membayangkan dan merasa dekat dengan Anda.

Selingkuh
Perasaan kesepian saat menjalin hubungan asmara jarak jauh pasti dialami, namun bukan berarti Anda mencari pelarian. Kesalahan terbesar adalah berselingkuh. Dengan membiarkan orang luar masuk ke hidup Anda berarti Anda sudah melanggar komitmen bersama si dia. Hal ini pun menjadi indikasi bahwa Anda tidak bisa memegang janji kepada diri sendiri. (Wolipop.Com)
Paling Populer Vitalia Shesya