Home » » Cara Memberi Pertolongan Pertama Jika Terkena Serangan Tomcat

Cara Memberi Pertolongan Pertama Jika Terkena Serangan Tomcat

Pertolongan Pertama Serangan Tomcat - Pertolongan pertama serangan tomcat baca; tomket jike terkena atau dihinggapi tomcat Dr Rosmelia menyatakan, pasien dengan keluhan terjadi sepanjang tahun namun umumnya serangga ini lebih banyak saat musim hujan. Di Yogyakarta misalnya, pasien dengan keluhan luka akibat Tomcat banyak di awal musim hujan, paling tinggi terjadi sekitar bulan November. "Yang paling banyak kena memang kebanyakan mahasiswa yang ngekos atau mereka yang tidur larut malam sambil menyalakan lampu. Sebab kumbang ini memang tertarik cahaya."

Untuk itu dia menyarankan agar menutup pintu dan jendela sebelum menyalakan lampu di malam hari. Dan hindari berada di dekat jendela, pintu dan lampu  yang terang. Sebaiknya hindari keluar di malam hari yang dapat menarik kumbang yang banyak hidup di pepohonan tersebut

penderita yg terkena serangan (detikhealt)
Tomcat (TribunNews)
Bila serangga ini kontak dengan kulit, dr Rosmelia menyarankan agar tak menepuk atau mematikan  serangga di kulit. Lebih baik tiup atau gunakan alat bantu untuk memindahkan dari kulit. "Ini bisa meminimalisir racun yang terkena kulit atau bisa tidak kena sama sekali."

Jangan panik bila racun mengenai kulit. Penanganan pertama yang harus dilakukan adalah mencuci kulit yang terkena dengan sabun biasa atau sabun antiseptik. Reaksi panas dan perih akan muncul dalam satu hingga dua jam. Untuk meringankan reaksi ini, kompres bagian kulit dengan air biasa yang bersih. "Jangan kompres dengan air es atau air panas. Bila ada persediaan steroid ringan bisa juga dioleskan," katanya.

Dr Rosmelia menyatakan, usai penanganan pertama, pasien sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat pengobatan yang sesuai. Proses penyembuhan akibat racun paederus, menurut dr Rosmelia sangat tergantung pada ringan-beratnya dermatitis. Pada kasus yang berat, bisa mencapai dua minggu dari proses pengeringan hingga keropeng di kulit lepas. "Beberapa orang tanpa bekas, namun sebagian lain meninggalkan bekas kecokelatan."

Selain kumbang Tomcat yang memang banyak terdapat di Indonesia dan Malaysia,  sejenis kumbang Blister beetle dan tanaman Poison Ivy juga menimbulkan reaksi serupa pada kulit.


Sumber:http://kadri-blog.blogspot.com/2012/03/pertolongan-pertama-serangan-tomcat.html

0 komentar:

Posting Komentar