Home » » Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Palu: Cemoohan pengunjung sidang langsung terlontar saat hakim Pengadilan Negeri Palu, Sulawesi Utara, menjatuhkan vonis bersalah kepada remaja 15 tahun berinisial AAL mengambil sandal yang bukan miliknya. Vonis pada 4 Januari lau ini juga mewajibkan pelajar Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 3 Palu ini membayar denda dua ribu rupiah. Sekalipun divonis bersalah, AAL tidak ditahan tapi dikembalikan kepada orangtua.



Selama proses persidangan kasus ini menyita banyak perhatian publik hingga membuat aksi solidaritas bermunculan di berbagai daerah, di antaranya melalui aksi pengumpulan sandal jepit. Mereka mendesak agar AAL dibebaskan, terlebih remaja ini diancam hukuman lima tahun penjara.

Kenyataan pahit juga pernah dihadapi nenek Minah, warga Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, yang diseret ke meja hijau. Majelis hakim Pengadilan Negeri Purwokerto, 19 November lalu, memutuskan perempuan 55 tahun ini bersalah karena mencuri tiga buah kakao atau cokelat di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan. Nenek Minah divonis hukuman satu bulan dengan masa percobaan tiga bulan tanpa harus menjalani kurungan tahanan.

Sementara itu, empat terdakwa yang berasal dari satu keluarga divonis hukuman 24 hari penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batang, Jawa Tengah, 3 Februari 2010 silam. Mereka dinyatakan bersalah mencuri biji kapuk. Para terdakwa kecewa dan merasa tidak bersalah hanya karena memungut sisa-sisa panen kapuk sudah menjadi kebiasaan warga setempat. Satu orang terpidana pun jatuh pingsan.

Kasus-kasus yang menimpa rakyat kecil seperti AAL, nenek Minah dan pencuri kapuk, melahirkan sebuah ironi. Hukum begitu mudah mencengkeram rakyat kecil, namun sulit menjangkau kejahatan di tingkat elite. Dengan kata lain, penegakan hukum tajam ke atas, tapi tumpul ke atas. Dalam kasus dugaan suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom, misalnya. Kendati penerima suap sudah dihukum, namun pemberi suap hingga kini belum tersentuh hukum.

Sumber:http://www.facebook.com/notes/liputan6-lovers/hukum-tajam-ke-bawah-tumpul-ke-atas/377533452262184

0 komentar:

Poskan Komentar