Home » » Dua Gadis Mungil Berjuang Tanpa Orangtua

Dua Gadis Mungil Berjuang Tanpa Orangtua

Hampir semua orang pasti setuju kalau kasih ibu sepanjang masa. Sosok ibu begitu hangat dan lembut kepada anak-anaknya. Ibu tempat berlindung dari keresahan anak, tempat bersandar saat anak merasa tak berdaya. Namun itu tidak diterapkan oleh ibu bernama Nur Asyiah.


Ibu di Mandailing Natal, Sumatra Utara, ini tega meninggalkan kedua anaknya demi hidup bersama orang lain. Nur Asyiah lebih memilih hidup dengan suami barunya sejak dua tahun silam. Kondisi ini memaksa kakak beradik yang baru berusia sembilan dan 11 tahun tinggal sendirian di rumah kecil sederhana.

Khairani dan Reskini kini sudah tidak lagi mendapatkan kehangatan dan kelembutan sang ibu. Jika teman-teman sebayanya asyik menikmati masa kecil yang indah, mereka justru sibuk bertahan hidup. Untuk makan sehari-hari, dua bocah malang ini terpaksa mengharap belas kasihan warga sekitar mereka.

Semua pekerjaan rumah mereka kerjakan bersama mulai membersihkan rumah, memasak, hingga menyiapkan makanan. Beruntung mereka tinggal di lingkungan yang saling peduli. Setiap hari, ada saja tetangga yang memberi makan. Keduanya juga masih bisa mengenyam pendidikan karena kebaikan sejumlah orang.

Khairani kini duduk di kelas lima sedangkan adiknya duduk di kelas tiga sekolah dasar. Setiap salat, hanya satu doa Khairani agar ia bisa menjaga adik semata wayangnya dan berharap sang bunda segera datang. Sungguh, sebuah permintaan sederhana dari bibir seorang gadis mungil yang tak berdosa.

Sumber:http://www.facebook.com/notes/liputan6-lovers/

0 komentar:

Poskan Komentar