Home » » Waktu Kematian Bisa Diketahui Lewat DNA

Waktu Kematian Bisa Diketahui Lewat DNA

GLASGOW - Berapa lama seseorang bisa hidup? Ilmuwan saat ini telah menemukan cara untuk memperkirakan berapa lama umur seseorang lewat pengukuran gen ketika orang tersebut masih bayi.

Jangka hidup orang tercetak pada DNA dan dapat dilihat sejak hari kelahiran orang tersebut. Semuanya bergantung pada telomere, yaitu zat yang melindungi kromosom dari kerusakan. Semakin panjang telomere yang terdapat pada DNA, berarti jangka hidup yang lebih panjang. Hal tersebut tentu saja berupa prediksi relatif, dan tidak memasukkan kematian mendadak akibat penyakit atau faktor gaya hidup.

Diwartakan Daily Mail, Rabu (11/12/2012), saat ini para ilmuwan melakukan penelitian ekstensif pada telomere yang dianggap memegang kunci penuaan. Mereka menemukan telomere ini dapat memendek sesuai dengan pilihan hidup, termasuk merokok dan stres. Tapi ini baru indikasi pertama yang menunjukkan bahwa jangka hidup seseorang mungkin saja ditentukan sejak kelahiran.

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang terjadi pada tubuh kita di tahap awal kehidupan, memiliki nilai yang sangat penting," kata Pat Monaghan, pimpinan penelitian di Glasgow University.

"Sekarang belum dipahami mengapa ada variasi pada panjang telomere, tapi jika seseorang bisa memilih, dia akan menginginkan lahir dengan telomere yang lebih panjang," tambahnya.

Para ilmuwan melakukan penelitian tersebut menggunakan burung pipit zebra, yang umum terdapat di Australia. Pada manusia, penelitian tersebut biasanya hanya melibatkan orang berusia lanjut, karena masalah rentang waktu. Di masa depan, orang mungkin saja dapat menguji berapa panjang telomere mereka dan mengetahui jangka hidupnya.

"Jika Anda ingin menguji hal ini, saya rasa tidak akan ada yang ingin mengetahuinya. Hal ini hanya akan membuat Anda kacau. Tapi ini juga harus diingat bahwa cara hidup mempunyai dampak besar. Ini bukan sebuah kasus tentang alam yang lebih berkuasa dari perawatan yang dilakukan seseorang," tadas Pat.












Sumber:http://berita.plasa.msn.com/teknologi/okezone/article.aspx?cp-documentid=5760125

0 komentar:

Posting Komentar