Home » » Isak Tangis Hantarkan Kepergian PNS Cantik

Isak Tangis Hantarkan Kepergian PNS Cantik

MANADO - Isak tangis menghantar jenazah Lindy Melissa Pandoh (26), PNS di Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan yang menjadi korban pembunuhan saat dibawa dari rumah duka di Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Minggu (22/1/2012).

HISTERIS - Keluarga Lindy Melissa Pandoh menangis histeris di kamar jenazah RS Kandou Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/1/2012). Lindy ditemukan polisi tewas di dalam sebuah mobil bersama seorang pria berinisial W yang belakangan ditetapkan sebagai tersangka. Sejumlah luka tusuk ditemukan pada jenazah Lindy.

Jenazah Lindy akan dimakamkan di kampung halaman orangtuanya di Desa Seretan Minahasa, hari ini, Senin (23/1/2012) pukul 14.00 Wita. Saat diberi kesempatan terakhir melihat Lindy sebelum jenazah ditutup.

Sebelum pemberangkatan jenazah, berlangsung ibadah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Jemaat Solagratia Tongkaina.

Ketua Jemaat GMIM Sola Gratia Tongkaina, Pdt Ester Kalombon Selaindoong Sth dalam khotbanya yang didasarkan dalam pembacaan Alkitab 2 Samuael 12:16-20 yang mengisahkan tentang sikap raja Daud saat anaknya bersama Batsyeba meninggal.

Ester menghibur keluarga bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita Allah turut campur dalam hidup manusia. Ibadah tidak hanya dihadiri umat kristiani, nampak hadir juga puluhan umat muslim yang mengikuti semua prosesi ibadah.

Hadir pada ibadah pelepasan, Sekretaris Daerah Minahasa Selatan (Minsel) Drs MC Kairupan, Asisten III pemerintah kabupaten Minsel, kepala dinas dan rekan kerja korban di dinas kebudayaan dan pariwisata Minsel.

Selain dihadiri banyak orang, kepergian Lindy menyedot simpati dari berbagai pihak. Hal itu terlihat dari banyaknya karangan bunga ucapan ikut berduga cita misalnya dari Bupati Minahasa Selatan Christiany E Paruntu, Wakil Walikota Bitung Max J Lomban, Asisten-Asisten Pemkab Minsel, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Minsel Ventje J Igir, Staf Khusus Gubernur Jackson Kumaat, Sekda Minsel Drs M C Kairupan, termasuk dari Tribun Manado.

Seperti diberitakan, Lindy Meliasa Pandoh menjadi korban pembunuhan dan diduga diperkosa oleh WW alias Winzy didalam mobil kendaraan Avanza dalam perjalanan dari Amurang menuju Manado. Lindy ditemukan oleh patroli rayon tewas di dalam mobil bersama WW di pantai Malalayang, Jumat (20/1/2012) pukul 19.30 Wita.

Kepada penyidik tersangka Winzy yang awalnya tidak mengakui perbuatannya akhirnya mengakui telah membunuh korban saat berada di Desa Mokupa. Namun sayangnya hingga saat ini polisi belum memberikan keterangan resmi motif pembunuhan tersebut.

Sumber:TribunManado

0 komentar:

Posting Komentar