Home » » Hubungan Budaya Kritik dan Hobi Komentar di Facebook

Hubungan Budaya Kritik dan Hobi Komentar di Facebook



 
Hubungan Budaya Kritik dan Hobi Komentar di Facebook - Comment itu tidak lebih baik dari politik, comment mencerminkan beberapa hal, diantaranya : 

1. Kita tidak suka dengan hasil karya orang lain.

2. kita Ingin Menilai hasil karya orang lain.

3. Kita ingin memberi masukan buat hasil karya orang lain

4. Kita ingin orang lain menjadi rendah diri karena hasil karyanya ternyata di anggap jelek.

5. Kita ingin hasil karya kita lebih baik dari hasil karya orang lain.

6. Kita Merasa bahwa kita lebih bisa di banding orang lain

7. Kita Memang manusia yang lebih suka memberi komentar di banding membuat suatu hasil karya

8. Kita memang warisan budaya Indonesia, yang lebih Pintar bicara banyak untuk waktu yang panjang di banding melakukan sesuatu untuk memperbaiki hal yang salah.

Buat aku, komment itu adalah : hal yang wajar, asalkan : 
1. tidak menyinggung orang. 
2. Menggunakan bahasa yang sopan 
3. Menyampaikan secara benar.
4. Tidak bertele-tele
5. Komentar kita dapat memberikan suatu perubahan
6. Komentar kita memang harus disampaikan karena mendesak

Intinya, bila ingin memberi komentar dan atau mengomentari orang lain, hasil karya orang lain termasuk di dalamnya berkomentar di facebook, perlu di lihat adalah Sudah begitu pentingkah komentar kita bagi orang lain? apakah tidak sebaiknya kita berpikir tentang apa kekurangan kita lalu kita memperbaiki apa yang kurang dalam pribadi kita ketimbang memberi komentar untuk hal yang tidak berguna dan berujung pada buruknya hubungan kita dengan orang lain???

Sooo buat teman-teman, Sahabat, serta para facebooker yang suka Online, termasuk aku tentunya, berpikirlah dahulu sebelum menulis sesuatu di dinding orang, teliti lagi sebelum tulisan itu kita posting, karena seringkali kita suka memberi komentar tapi kita suka lupa bahwa ternyata kita memiliki lebih banyak kekurangan di banding orang yang kita komentari.

Berdasarkan hasil penelitian anonim tahun simfoni, di katakan bahwa :
  1. Ada hubungan yang significant antara komentar terhadap perubahan perilaku seseorang.
  2. Rentang waktu komentar terhadap perubahan gaya hidup ternayat sanga singkat
Namun hal yang berbeda di ungkapkan oleh Animus nemo (tahun anonim) yang menjelaskan bahwa suatu komentar sebenarnya mencerminkan pribadi orang dimana bila orang suka memberikan komentar, berarti pribadinya adalah sebagai makhluk yang suka berbicara dan lebih percaya diri.

Kedua hal di atas dapat di jelaskan bahwa Sebagai Manusia, kita senang memberikan sesuatu bagi orang lain, namun tentunya orang lainpun menginginkan hal yang sama apabila sesuatu itu memang penting untuk di berikan, sesuatu itu mutlak syaratnya.

Soo teman-teman, tidak ada alasan untuk tidak memberikan komentara ataupun masukan aslakna memang itu di rasakan perlu. namun dalam hubungannya dengan penggunaan facebook, mungkin kita perlu mempertimbangkan etika dan kesopanan dalam menyampaikan komentar mengingat bahwa bukan hanya kita saja yang melihat apa yang kita sampaikan, karena ternyata begitu banyak orang bisa meliha setiap ttulisan kita baik di dinding kita ataupun di dinding orang lain, kedua bahwa kita perlu melihat dengan siapa kita berbicara (tujuan komentar untuk siapa), ketiga adalah jangan memberi komentar bila tidak ingin di komentar.



Sumber:https://www.facebook.com/note.php?note_id=169426789978

0 komentar:

Posting Komentar