Keperawananku Hilang Saat Buka Facebook di Warnet


Dampak negatif dari kerapnya melihat video porno, membuat SR (17), warga Jl. Penjaringan Sari, nekat menyetubuhi pacarnya. Lantaran perbuatan pelajar SMK kelas II itu, sang kekasih yang tak tamat dari SMP, kini hamil dua bulan. Informasinya, pelaku melakukan perbuatan itu sebanyak dua kali yakni di bulan Agustus dan September kepada Rintih (bukan nama sebenarnya).


Perlu Diawasi, banyak warnet disalah gunakan untuk tempat mesum

Selain itu, lokasi yang dipilih pelaku juga sangat vulgar seperti di bilik warnet di kawasan Ruko di Perumahan Purimas pada siang bolong. Meski perbuatannya tidak diketahui orang, namun perubahan pada tubuh korban justru terlihat. Apalagi sejak hamil, Rintih kerap murung hingga menaruh curiga kedua orang tuanya.

Tak ayal, hal itu membuat kedua orang tuanya mendesak agar korban yang tinggal di Jl. Kedung Baruk, bercerita. Seakan disambar petir, kedua orang tuanya yang mendengar pengakuan korban, lantas mendatangi rumah pelaku untuk minta pertanggungjawaban. Tapi sayang, keluarga pelaku justru menolak sehingga keluarga korban melaporkan hal itu ke Polsek Rungkut.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Rungkut, Kompol Nouvil Hartono langsung memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku di rumahya. Tapi penangkapan pertama gagal. Pasalnya, pelaku mengetahui kalau dirinya dilaporkan ke polisi, sehingga kabur. Namun pada Rabu (23/11/2011) kemarin, pelaku diantar orang tuanya ke Polsek Rungkut guna menyerahkan diri dari pengejaran petugas.
“Orang tuanya tak tega ketika melihat anaknya menjadi buronan polisi selama dua minggu, sehingga dibujuk untuk menyerahkan diri,” ungkap Kompol Nouvil didampingi Kanitreskrim, Iptu Kemis Wandoko, Kamis (24/11/2011).

Informasinya, hubungan antara pelaku dan korban sudah tiga tahun dan kerap janjian ketika pulang sekolah di warnet yang sekaligus tempat pelampiasan nafsu oleh pelaku. Awalnya, kedua insan ini sekedar mengotak-atik situs jejaring sosial facebook (FB). Tapi ketika warnet tak ada penggunjung selain mereka, membuat pelaku berpikiran mesum. Dari situ, korban diajak bercumbu hingga berhubungan intim. “Akibat rayuan maut, korban rela keperawanannya direnggut sang kekasih,” tambahkan Nouvil


sumber:ruanghati.com

Penemuan Piramida di Indonesia

Sebuah Piramida ditemukan di Tatar Sunda. Apakah ini bukti Atlantis ada di Indonesia?

SEKELOMPOK orang yang tergabung dalam Yayasan Turangga Seta mengklaim menemukan ratusan piramida yang tersembunyi di bawah bukit dan tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Dua di antaranya di Gunung Lalakon, Bandung; dan di Gunung Sadahurip, Garut, Jawa Barat.



Menurut mereka, hasil uji geolistrik –pengujian untuk mengukur resistivitas suatu batuan– menangkap keberadaan sebuah struktur batuan tak alami yang mirip dengan bangunan piramida. Dalam struktur bangunan itu ada bentuk mirip lorong atau pintu. Penemuan tersebut dianggap sebagai bukti arkeologis bahwa Atlantis terletak di Indonesia.

Menurut Guru Besar Falsafah dan Agama Universitas Paramadina Abdul Hadi WM, keberadaan Atlantis sudah dikembangkan dari pandangan apokaliptik menjadi pandangan sejarah, di antaranya oleh Ibn Khaldun, Hegel, Oswald Spengler, dan Toynbee. “Suatu peradaban berkembang subur dan marak pada mula pertama. Ibarat tetumbuhan di musim semi. Lalu datang musim panas, peradaban mulai kerontang. Kemudian disusul musim gugur, krisis dan kerontokan mulai mengancam peradaban antara lain disebabkan dekandensi moral dan dehumanisasi. Akhirnya tiba masa kematiannya di musim dingin,” kata Abdul Hadi.

Atlantis sebagai sebuah peradaban agung, sumber peradaban manusia saat ini, kali pertama dicetuskan oleh filsuf Yunani, Plato (427-347 SM), dalam dua bukunya, Critias dan Timaeus. Selama lebih dari 2.000 tahun, Atlantis yang raib secara perlahan karena serangkaian bencana, telah menjadi dongeng. Namun, sejak abad pertengahan, kisah Atlantis menjadi popular di dunia Barat. Banyak ilmuwan Barat diam-diam meyakini kemungkinan keberadaan Atlantis. Mereka mengasumsikan lokasi Atlantis ada di belahan bumi Barat, di sekitar laut Atlantik, atau paling jauh di sekitar Timur Tengah. Penelitian pun dilakukan di wilayah-wilayah tersebut. Tapi kebanyakan peneliti tak memberikan bukti memadai dan hanya mengira-ngira.

Pada akhir dasawarsa 1990, kontroversi letak Atlantis muncul kembali karena pendapat dua peneliti, Stephen Oppenheimer dan Arysio Nunes des Santos. Oppenheimmer, dokter ahli genetik yang mempelajari sejarah peradaban, menerbitkan buku Eden in The East (1999) berdasarkan penelitian selama 12 tahun. Buku itu mengajukan hipotesis utama bahwa Atlantis terletak di Paparan Sunda (Sundaland), yaitu Asia Tenggara. “Saya percaya bahwa sayalah orang pertama yang membela Asia Tenggara sebagai sumber dari unsur-unsur peradaban Barat,” tulis Oppenheimer dalam prakata bukunya.

Arysio des Santos, geolog dan fisikawan nuklir Brasil, dalam bukunya Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitive Localization of Plato’s Los Civilization (2005), hasil penelitian selama 30 tahun, dengan tegas menyatakan bahwa situs Atlantis adalah Indonesia.

Buku Oppenheimer dan Santos sontak membuat “demam Atlantis” di Indonesia. Ada yang tak setuju dengan hipotesis itu, tak sedikit pula yang mendukung.

Menurut geolog dari Badan Geoligi Bandung, Oki Oktariadi, sampai saat ini belum ada kepastian di mana lokasi Atlantis yang sebenarnya, masih hipotesis. “Setiap teori memiliki pendukung masing-masing yang biasanya sangat fanatik. Bisa saja Atlantis hanya ada dalam pemikiran Plato,” kata Oki dalam bedah buku Peradaban Atlantis Nusantara di Universitas Paramadina, 28 Juli 2011.

Hal senada disampaikan budayawan Radhar Panca Dahana: “Ini semua masih hipotesis, sumir, dan ngambang. Yang terpenting adalah menemukan bukti-bukti ilmiah yang otentik dan signifikansinya untuk sekarang. Jangan tenggelam dalam mitologi Atlantis. Sayangnya, mitologi turut membangun negeri ini, untuk mengidentifikasi diri,” kata Radhar, yang turut membedah buku tersebut.

Faktanya, keberadaan Atlantis kerap dijadikan peluang bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menarik devisa. Seperti dilakukan Sarmast, arsitek Amerika Serikat keturunan Persia, yang mengklaim menemukan Atlantis di Laut Mediterania, tepatnya di sebelah tenggara Cyprus dan terkubur sedalam 1.500 meter di dalam air. “Penemuan ini membuat kunjungan wisatawan ke Cyprus melonjak tajam. Para penyandang dana penelitian Sarmast, seperti editor, produser film, agen media, dan sebagainya mendapat keuntungan besar. Mereka seolah berkeyakinan bahwa jika Sarmast benar, mereka akan terkenal; dan jika tidak, mereka telah mengantongi uang yang sangat besar dari para sponsor,” kata Oki.

Menurut Oki, hipotesis keberadaan Atlantis di Indonesia seharusnya menantang para peneliti domestik untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Yayasan Turangga Seta menjawab tantangan itu. Dan temuannya adalah sebuah piramida yang menuai kontroversi, seperti halnya Atlantis.

Secara semantik, menurut Oki, piramida adalah bahasa Inggris (pyramid), bahasa Mesir Kuno-nya mere (πυραμίς), diambil dari bahasa sanskerta meru artinya gunung. “Bandung itu dikenal dengan Bandung diriung gunung (Bandung dikelilingi gunung). Sudah banyak gunung, masa ingin bikin gunung (piramida) lagi,” kata Oki.

Bangsa Mesir Kuno yang 5000 tahun lalu bermukim dan bercocok tanam di tanah subur sepanjang sungai Nil, kata Oki, mungkin berdiaspora (menyebar ke berbagai penjuru dunia) dan menemukan gunung, sementara tanah bermukimnya di timur Afrika, tandus. “Karena itu, mereka membuat piramida sebagai kerinduan pada gunung,” kata Oki.

Namun, menurut Roberta Edwards dalam Siapakah King Tut? piramida adalah makam raja Mesir, Firaun. Makam-makam Firaun terbesar adalah tiga piramida di Gizeh, yang dijaga Patung Sphinx. Sebuah makam bukan sekadar sebuah tempat peristirahatan untuk jasad. Tempat ini seperti layaknya rumah, diisi segala sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan seseorang di alam baka.

“Para petani tentu saja tak memiliki banyak barang. Mereka juga tak mampu untuk membeli makam besar. Seringkali orang miskin hanya dikubur di tanah. Sebaliknya, makam raja memiliki banyak ruangan, semuanya diisi barang berharga,” tulis Roberta. “Orang-orang tahu bahwa harta karun dikubur bersama dengan jasad Firaun. Sayangnya, piramida-piramida itu dirampok. Para perampok mencuri barang-barang berharga firaun di alam baka.”

Terlepas masih hipotesis, Radhar mencoba memaknai Atlantis, bahwa negeri kepulauan ini punya kejayaan sejak dulu sebenarnya semakin terang tahun-tahun belakangan ini. “Bukan hanya melulu karena imajinasi dan ilusi sebagian dari kita, tapi juga karena fakta ilmiah yang beruntun membuktikannya. Sehingga kini tiadalah alasan bagi siapa pun untuk tidak mempercayai kemampuan, keberdayaan, dan potensi luar biasa yang terpendam dalam diri kita, sebagai manusia juga sebagai bangsa. Terlalu banyak alasan untuk meyakini: kita memiliki semua modal untuk menjadi yang besar.”

Sumber:sejarawan.blogspot.com

Suka Lirik Payudara Wanita Bikin Pria Lebih Sehat

Meski pria dikenal selalu berpikir secara logika, ada beberapa hal yang sering dipercaya oleh kaum pria, termasuk melihat payudara wanita bisa menyehatkan pria. Benarkah demikian? Ini adalah salah satu kepercayaan yang sering melekat di otak pria. Hal ini biasanya dipercaya dari zaman kakek hingga ke cucu-cucunya kelak. Dan hingga sekarang masih banyak pria yang percaya bahwa rahasia hidup panjang dan sehat adalah melirik ke belahan dada wanita secara teratur.


Tahun lalu, ada pula peneliti yang mengklaim bahwa melihat payudara wanita hampir sama sehatnya dengan melakukan latihan fisik secara teratur yang dapat memperpanjang umur pria. Sayangnya, itu semua hanyalah mitos dan belum terbukti kebenarannya. Dilansir Health24, tidak ada studi dan tidak ada indikasi apa pun yang membuktikan bahwa melihat payudara wanita bisa memberi manfaat kesehatan untuk pria. Menurut beberapa ahli, mitos ini masih dipercaya hanya untuk pembenaran kaum pria.

Selain mitos melirik payudara, ada beberapa mitos lain yang juga banyak dipercaya oleh kaum pria, yaitu:

1. Mitos, bercukur secara teratur bisa menyebabkan jenggot tumbuh kasar dan lebih gelap
Banyak pria yang percaya bahwa dengan sering mencukur jenggot dapat membuatnya tumbuh lebih tebal dan gelap. Nyatanya, frekuensi bercukur tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut.
Rambut akan tumbuh kembali dengan kecepatan, ketebalan dan kepadatan yang sama dan tidak berhubungan dengan berapa kali pria bercukur. Selain itu, pertumbuhan rambut dan jenggot pun juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

2. Pria memikirkan seks setiap tujuh detik
Menurut hasil survei yang dilakukan Kinsey Institute, 54 persen pria minimal berfantasi tentang seks sekali dalam sehari, 43 persen beberapa kali dalam seminggu atau sebulan dan 4 persen hanya sekali sebulan atau bahkan kurang. Jadi mitos tentang pria memikirkan seks setiap tujuh detik tampaknya terlalu berlebihan.

sumber:ruanghati.com

5 Kebiasaan Yang Bikin Lo Terlihat Tua

Produk perawatan wajah anti-aging memang sudah banyak dijual di pasaran. Namun, jika Anda tetap melakukan kebiasaan buruk, semahal apapun produk anti-aging Anda, itu tidak akan memberikan hasil yang signifikan.

Terlihat tua tidak hanya tentang wajah yang berkerut saja, penurunan energi juga merupakan tanda-tanda Anda mengalami penuaan. Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa menyebabkan Anda terlihat lebih tua dari usia yang sebenarnya. Berikut lima kebiasaan buruk yang dikutip dari sheknows.

1. Makan terlalu banyak
Makan terlalu banyak tentu saja menimbulkan dampak negatif terhadap tubuh, hal ini juga berlaku saat memakan buah dan sayuran terlalu banyak. Tidak hanya menambah berat tubuh saja, Anda bisa terkena risiko awal penyakit jantung dan diabetes.
Sebaiknya perhatikan asupan kalori dan lemak dalam tubuh. Jika berolahraga bukanlah pilihan Anda, tips ini bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap langsing.

2. Menatap layar terlalu lama
Apakah Anda termasuk orang yang suka berlama-lama menonton televisi, bermain video game atau bekerja di depan komputer? Hati-hati, beberapa hal ini memiliki dampak buruk pada penglihatan (mata Anda lebih juling saat meilihat ke layar komputer), berat badan (terlalu banyak duduk tidak membakar kalori) dan otak (perlu adanya stimulasi aktif pada otak untuk menghindari degenerasi). Oleh karena itu, batasi jumlah pemakaian komputer atau televisi sekarang juga, Anda pun akan segera melihat perbedaannya.

3. Stres
Stres memiliki dampak negatif terhadap semua aspek kesehatan tubuh. Mulai dari efisiensi detak jantung hingga bagaimana otak Anda bereaksi terhadap situasi tertentu. Cara menghindari stres adalah dengan berani berkata tidak. Sebagian besar stres yang dialami berasal dari ketidakmampuan Anda mengambil keputusan. Muka yang murung dan kusam saat stres membuat Anda tampak lebih tua dari usia yang sebenarnya.

4. Kurangnya frekuensi bercinta
Untuk Anda pasangan suami istri, kehidupan seks yang sehat dan aktif adalah kunci utama untuk mempertahankan energi muda. sebuah penelitian menemukan bahwa bercinta terbukti mengurangi stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kekuatan jantung.

5. Pemutar musik portable
Kemajuan teknologi memungkikan Anda mendengarkan musik dimanapun. Namun, tahukan Anda mendengarkan musik dengan headset terlalu sering bisa mengakibatkan kerusakan pada kualitas pendengaran. Tidak ada satu hal pun yang membuat Anda merasa lebih tua daripada menyadari bahwa pendengaran Anda sudah lagi tidak maksimal. Sebaiknya batasi pemakaian headset dan jaga volume musik pada tingkat yang nyaman dan aman.

Sumber:forum.detik.com
Paling Populer Vitalia Shesya